Dalam rangka meningkatkan visibilitas dan kualitas publikasi ilmiah Indonesia di UGM. Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan workshop bertajuk “Supporting Content Discovery and Research Dissemination in Indonesia with American Physical Society (APS)”, Perpustakaan dan Arsip UGM bekerjasama dengan American Physical Society (APS) dan iGroup Asia Pacific untuk membekali civitas akademika dengan strategi publikasi ilmiah dan pemanfaatan platform riset bereputasi internasional.
SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Universitas Gadjah Mada melalui Perpustakaan dan Arsip UGM bersiap menjadi tuan rumah Musyawarah Nasional Forum Kerja Sama Perpustakaan Perguruan Tinggi Negeri (Munas FKP2TN) dan Seminar Nasional 2026. Agenda nasional yang akan berlangsung pada 28–30 Oktober 2026 tersebut menjadi momentum bagi perguruan tinggi negeri di Indonesia untuk memperkuat kolaborasi dan merumuskan arah pengembangan perpustakaan akademik di era transformasi digital.
Ribuan artikel ilmiah bereputasi internasional sebenarnya sudah berada dalam genggaman civitas academica UGM. Namun, tidak semua mengetahui atau memanfaatkan akses tersebut secara optimal. Berangkat dari semangat itulah, Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar workshop Research Smarter with ACS Resources secara daring pada Rabu (16/7).
Peserta International Dental Summer Course Kunjungi Layanan dan Fasilitas Perpustakaan dan Arsip UGM
Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menerima kunjungan dari peserta The 6th International Dental Summer Course pada Selasa (14/7). Melalui kunjungan ini, para peserta dari berbagai negara diajak mengenal lebih dekat ekosistem pembelajaran di UGM melalui beragam yang ada di Perpustakaan dan Arsip UGM antara lain: ruang layanan, ruang koleksi, serta fasilitas unggulan yang dimiliki Perpustakaan dan Arsip UGM.
“Punya ide penelitian bagus, tapi masih bingung cari referensi yang tepat?” Tantangan itu ternyata masih sering dialami mahasiswa maupun peneliti. Berangkat dari kebutuhan tersebut, Perpustakaan dan Arsip UGM menggelar workshop “From Exploration to Publication with Cambridge University Press (CUP)” pada Rabu (8/7), mengajak ratusan peserta belajar langsung cara mencari literatur ilmiah berkualitas hingga memahami proses publikasi di salah satu penerbit akademik paling bergengsi di dunia.
Bagaimana jika ribuan skripsi, tesis, dan disertasi tentang manuskrip dari berbagai perguruan tinggi bisa ditemukan dalam satu tempat? Gagasan itulah yang sedang dijajaki Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui diskusi mengenai peluang integrasi repositori perguruan tinggi.
Perpustakaan dan Arsip UGM menggelar Sharing Session bertajuk Libraries Without Walls: Expanding Services, Spaces, and Partnerships in the U.S. pada Rabu (1/7). Kegiatan yang diikuti 70 peserta secara luring dan daring ini menghadirkan Prof. Mega Subramaniam, Professor of Information Science, College of Information, University of Maryland, Amerika Serikat, untuk berbagi pengalaman mengenai transformasi layanan perpustakaan di Amerika Serikat.
Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan workshop daring bertajuk Mastering The Method: Blueprint for Stronger Research pada Selasa (30/6). Kegiatan ini menghadirkan Mutiara Choiriyah, Senior Library Sales Executive Sage Publishing, untuk membahas pentingnya metode penelitian sebagai fondasi menghasilkan riset dan publikasi ilmiah yang berkualitas.
Apa jadinya kalau perpustakaan bukan lagi sekadar tempat mencari buku, tetapi menjadi ruang belajar yang didukung kecerdasan artifisial (AI), layanan digital yang serba pintar, hingga mitra strategis dalam riset dan inovasi? Gambaran itulah yang sedang disiapkan Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui workshop “Perpustakaan UGM Menghadapi Plural Futures: Belajar dari Praktik Baik di Asia Tenggara” yang diselenggarakan pada 19 dan 22 Juni 2026 secara daring.
Apa yang membuat sebuah digital library benar-benar bermanfaat bagi penggunanya? Pertanyaan tersebut menjadi salah satu topik yang dibahas dalam kunjungan studi komparatif Balai Besar Pengembangan Kompetensi Aparatur Pemerintahan Dalam Negeri (BBPKA-PDN) III Kementerian Dalam Negeri ke Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM), Senin (22/6), di Ruang Sidang Perpustakaan dan Arsip UGM.