Media sosial telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, tidak hanya sebagai sarana berkomunikasi dan memperoleh informasi, tetapi juga sebagai ruang untuk membangun relasi, personal branding, hingga menunjang aktivitas pendidikan dan pekerjaan. Kondisi tersebut membuat pemahaman mengenai etika dan tanggung jawab dalam bermedia sosial menjadi semakin penting. Hal tersebut menjadi fokus Talkshow dan Bedah Buku bertema “Etika Bermedia Sosial di Era Digital” yang merupakan bagian dari rangkaian acara “Deepublish Store Goes to UGM” yang diselenggarakan Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) berkolaborasi dengan Deepublish Store Rabu (26/8) secara luring.
SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur
Satu per satu judul masuk dalam daftar usulan. Ada yang berkaitan dengan agama, hukum, kesehatan, hingga bisnis. Jumlahnya terus bertambah, sampai akhirnya terkumpul 296 judul. Daftar tersebut bukan daftar bacaan biasa. Di balik daftar itu, ada gambaran tentang bahan bacaan yang sedang dicari civitas academica UGM.
Penelitian sudah selesai, data sudah terkumpul, dan manuskrip sudah ditulis. Namun, satu pertanyaan masih menunggu jawaban: apa yang membuat sebuah manuskrip layak diterima jurnal internasional? Jawabannya tidak berhenti pada kualitas hasil penelitian. Cara membangun cerita ilmiah, menyajikan bukti, memilih jurnal, hingga merespons komentar reviewer turut menentukan perjalanan sebuah manuskrip menuju publikasi.
Publikasi ilmiah tidak berhenti ketika sebuah artikel berhasil diterbitkan. Seberapa jauh penelitian dibaca, dikutip, dan memberi pengaruh di lingkungan akademik menjadi bagian penting yang perlu dipahami peneliti. Karena itu, kemampuan mengukur dan memantau research impact menjadi semakin penting dalam pengembangan ekosistem riset. Hal tersebut menjadi fokus Workshop Research Smarter Series #2: Measure, Track, and Elevate Your Research Impact with Scopus yang diselenggarakan Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM), Rabu (19/8) secara daring.
Kimpul yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial ternyata bukan sekadar bahan pengganti dalam kreasi masakan. Di balik kepopulerannya, umbi lokal ini telah menjadi objek penelitian di Universitas Gadjah Mada (UGM) selama lebih dari tiga dekade. Penelusuran melalui Electronic Theses and Dissertations (ETD) Perpustakaan dan Arsip UGM menemukan sedikitnya lima penelitian yang mengkaji kimpul dari beragam perspektif, mulai dari sifat fungsional, modifikasi pati, mikroenkapsulasi, hingga pengembangan kemasan pangan.
Kebutuhan informasi sivitas akademika terus menjadi pertimbangan dalam pengembangan koleksi Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM). Untuk memastikan koleksi yang tersedia tetap sesuai dengan kebutuhan tersebut, Perpustakaan dan Arsip UGM meninjau kembali Kebijakan Pengembangan Koleksi tahun 2026.
Di tengah melimpahnya informasi ilmiah, menemukan referensi yang tepat tidak cukup hanya dengan mengetikkan kata kunci. Kemampuan menelusuri, memilih, dan memanfaatkan sumber ilmiah secara efektif menjadi bagian penting dalam menghasilkan penelitian yang berkualitas. Hal tersebut menjadi perhatian Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Workshop Research Smarter Series #1: Getting the Most Out of ScienceDirect for your Research, Selasa (11/8).
Tantangan dalam mengelola referensi dan sitasi seringkali menjadi batu sandungan yang memperlambat laju akademisi dalam menyusun karya ilmiah. Bagi sebagian peneliti dan mahasiswa, menyusun daftar pustaka dan mengelola referensi sering kali menjadi fase yang paling menguras waktu bahkan memicu frustasi dalam penyusunan karya ilmiah. Sedikit saja kesalahan dalam format sitasi dapat berakibat fatal pada proses review jurnal. Menjawab keresahan akademis tersebut, Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) mengambil langkah proaktif dengan menggelar “Workshop Literasi Serial Academic Writing: Integrasi Mendeley dalam Database Jurnal untuk Publikasi”.
Dalam rangka meningkatkan visibilitas dan kualitas publikasi ilmiah Indonesia di UGM. Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan workshop bertajuk “Supporting Content Discovery and Research Dissemination in Indonesia with American Physical Society (APS)”, Perpustakaan dan Arsip UGM bekerjasama dengan American Physical Society (APS) dan iGroup Asia Pacific untuk membekali civitas akademika dengan strategi publikasi ilmiah dan pemanfaatan platform riset bereputasi internasional.
Ribuan artikel ilmiah bereputasi internasional sebenarnya sudah berada dalam genggaman civitas academica UGM. Namun, tidak semua mengetahui atau memanfaatkan akses tersebut secara optimal. Berangkat dari semangat itulah, Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar workshop Research Smarter with ACS Resources secara daring pada Rabu (16/7).