Maksimalkan Referensi Ilmiah, Workshop ProQuest Bekali Civitas Academica UGM

Akses terhadap sumber ilmiah bereputasi menjadi kunci dalam menghasilkan riset berkualitas. Menjawab kebutuhan tersebut, Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Workshop E-Journal ProQuest sebagai Sumber Referensi Penelitian dan Karya Ilmiah untuk memperkuat kemampuan civitas academica dalam memanfaatkan basis data akademik global secara optimal.

Kegiatan ini digelar pada Selasa (3/2/2026) pukul 13.00–15.00 WIB di Laboratorium Komputer Gedung L1 Lantai 5, Perpustakaan dan Arsip UGM. Workshop menghadirkan Dwi Janto Suandaru, Marketing Manager PT Jasaraya Tama Jaya Buana, sebagai narasumber, dengan Dewi Nurhastuti, S.Sos. bertindak sebagai moderator yang memandu jalannya diskusi dan sesi tanya jawab.

Workshop ini ditujukan bagi mahasiswa dan peneliti yang tengah mengerjakan penelitian maupun penulisan karya ilmiah. Melalui sesi praktik langsung, peserta dibekali strategi penelusuran efektif, pemanfaatan fitur lanjutan, hingga pengelolaan referensi dari koleksi ProQuest yang mencakup jurnal internasional, disertasi, dan publikasi ilmiah multidisiplin.

Kepala Bidang Data dan Sistem Informasi Perpustakaan dan Arsip UGM, Yulistiarini Kumaraningrum, S.P., M.M., menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam meningkatkan kualitas riset berbasis literasi informasi. “Selain menyediakan akses informasi, perpustakaan juga memastikan pemustaka mampu memanfaatkan sumber ilmiah secara tepat dan bertanggung jawab,” ujarnya. “Penguasaan database seperti ProQuest akan berdampak langsung pada mutu penelitian dan integritas akademik.”

Senada dengan itu, Dwi Janto Suandaru menekankan pentingnya pemahaman fitur ProQuest bagi peneliti. “Banyak pengguna belum memaksimalkan advanced search, filtering, dan citation tools. Padahal, fitur-fitur ini sangat membantu mempercepat proses riset dan meningkatkan ketepatan referensi,” ungkapnya.

Penyelenggaraan workshop ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan akses dan kompetensi literasi informasi, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dengan pemanfaatan infrastruktur digital pengetahuan, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi dengan mitra penyedia sumber informasi ilmiah.

Melalui program ini, Perpustakaan dan Arsip UGM menegaskan perannya sebagai pusat pembelajaran dan riset yang adaptif terhadap perkembangan ekosistem pengetahuan global. Upaya berkelanjutan ini dapat meningkatkan kualitas karya ilmiah civitas academica, sekaligus mendorong lahirnya riset yang berdampak bagi masyarakat luas.

Kontributor: Wasilatul Baroroh