Pos oleh :

admin

Gazebo dalam kampus: Ketika belajar dalam suasana santai sangat diminati

gazebo 1
gazebo 2

Perpustakaan Pusat Universitas Gadjah Mada mengoptimalisasikan ruang terbuka dengan penerapan fasilitas gazebo sebagai sistem inovatif untuk menggalakkan kemandirian dan kolaborasi civitas UGM sebagai upaya mendukung tujuan SDGs.

Yogyakarta, 17 April 2024 - Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai salah satu fasilitas pendukung belajar bagi civitas academica UGM memperkenalkan langkah inovatif dalam memaksimalkan pemanfaatan ruang terbuka dengan fasilitas outdoor berupa gazebo. Langkah ini sejalan dengan komitmen UGM untuk menciptakan lingkungan yang inklusif, mendukung kegiatan akademik dan kolaborasi antar civitas academica, serta memperkuat aspek kemandirian di lingkungan kampus.

Fasilitas gazebo tersebut terletak strategis di halaman Perpustakaan dan Arsip UGM yang dirancang untuk menjadi titik kumpul (meeting points) bagi seluruh civitas UGM untuk berinteraksi dan berkolaborasi secara informal. Dengan konsep desain yang modern dan ramah lingkungan, gazebo ini juga sebagai tempat belajar terbuka yang nyaman untuk diskusi, pertemuan kelompok, atau bahkan hanya sekadar istirahat sejenak di antara aktivitas akademik. Gazebo ini juga dilengkapi dengan fasilitas wifi, penerangan dan akses catu daya listrik untuk mendukung pemanfaatannya.

Langkah Perpustakaan dan Arsip UGM dalam mengoptimalkan ruang terbuka dengan menyediakan fasilitas gazebo ini mendapat dukungan luas dari civitas dan berbagai pihak terkait. Fasilitas gazebo ini diharapkan dapat menginspirasi bagi perpustakaan lain dalam memanfaatkan ruang terbuka secara efektif untuk mendorong kemandirian dan kolaborasi dalam pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dalam mendukung tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs).

(Kontributor: Ane Tefvy Styorini)

sdg9sdg11

Selamat Hari Raya Idul Fitri

selamat idul fitri

Libur Idul Fitri 1445 H dan Cuti Bersama, Perpustakaan Tutup Layanan

libur idul fitri

Nutrigenomik dan Nutrigenetik dalam Penyakit Tidak Menular (PTM): Apa Peran Keduanya? – Reviu Buku

Judul buku
: Buku Ajar Nutrigenomik dan Nutrigenetik bagi Mahasiswa Gizi
Penulis
: Harry Freitag Luglio Muhammad, Dian Caturini Sulistyoningrum, Rio Jati Kusuma, Anggi Laksmita Dewi, Iffa Karina
Penerbit
: Gadjah Mada University Press
ISBN
: 978-602-386-992-3

Saat ini, perhatian global sedang terfokus pada rencana pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Tujuan utama dari SDGs adalah mencapai perkembangan yang berkelanjutan dalam berbagai aspek kehidupan. Salah satu dari tujuan tersebut yaitu menjamin kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan seluruh penduduk semua usia.

Dalam beberapa dekade terakhir, telah terjadi perubahan beban penyakit dari penyakit menular menjadi Penyakit Tidak Menular (PTM). PTM menyebabkan kematian sekitar 74% dari seluruh penyebab kematian di dunia. Hampir sama dengan dunia, sekitar 69% Disability Adjusted Life Years (DALYs) lost di Indonesia disebabkan oleh PTM yang terdiri dari kanker, stroke, hipertensi, dan diabetes melitus. Dalam tujuan poin ketiga SDGs, Kehidupan Sehat dan Sejahtera, salah satu target pada tahun 2030 yaitu mengurangi hingga sepertiga angka kematian dini akibat Penyakit Tidak Menular (PTM) melalui pencegahan dan pengobatan.

Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi di dunia kesehatan, telah muncul cabang ilmu baru yang dikenal dengan nutrigenomik dan nutrigenetik. Seperti yang disebutkan dalam buku ini, bahwa nutrigenomik mengkaji interaksi antara asupan zat gizi (makronutrien, mikronutrien, dan zat bioaktif) dengan ekspresi gen di dalam tubuh. Sementara itu, nutrigenetik berfokus pada studi tentang variasi genetik suatu individu dapat mempengaruhi respon terhadap asupan nutrisi. Melalui pemahaman lebih mendalam tentang kedua cabang ilmu ini, diharapkan dapat membuka pintu menuju pendekatan personalisasi dalam nutrisi dan kesehatan, yang sesuai dengan kebutuhan unik setiap individu

Pada buku ini, penulis menjelaskan secara rinci mengenai apa itu nutrigenomik, nutrigenetik, variasi genetik, Single Nucleotide Polymorphism (SNPs), struktur dan organisasi kromosom, dan ekspresi gen. Tidak hanya itu, penulis juga memberikan penjelasan mengenai genetika manusia dan terminologi yang sering digunakan dalam bidang ini untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai genetika. Selain penjelasan dasar, buku ini juga menyajikan contoh kasus nutrigenetik dan bagaimana variasi genetik dapat mempengaruhi kebutuhan gizi. Kasus yang diangkat yaitu fenilketonuria, hipolaktasia, galaktosemia, dan defektif enzim aldehid dehidrogenase.

Kelebihan lain dari buku ini yaitu terdapat bab khusus yang membahas mengenai nutrigenomik dan nutrigenetik pada Penyakit Tidak Menular (PTM) di antaranya diabetes melitus, hipertensi dan penyakit jantung, kanker, dan obesitas. Pada bab ini kita dapat memperoleh pemahaman lebih detail terkait mekanisme biologis, variasi genetik yang ada, interaksi yang terjadi antara gen dengan makanan, dan rekomendasi diet yang sesuai. Salah satu contohnya yaitu adanya variasi genetik pada gen APOA2, individu dengan genotip CC responsif terhadap lemak jenuh, sehingga memiliki resiko lebih tinggi mengalami obesitas dan penyakit kardiovaskular. Rekomendasi diet yang sesuai untuk individu dengan genotip CC pada gen APOA2 adalah menurunkan asupan lemak jenuh untuk menurunkan risiko yang dimiliki.

Buku ini sangat cocok untuk mahasiswa maupun praktisi gizi yang tertarik untuk mendalami cabang ilmu nutrigenomik dan nutrigenetik di dunia kesehatan dengan perkembangan teknologi yang pesat. Pendekatan nutrigenomik dan nutrigenetik ini sangat bermanfaat untuk memberikan rekomendasi gizi yang tepat dan sesuai dengan sifat genetik setiap individu terutama berkaitan dengan pencegahan dan pengobatan Penyakit Tidak Menular (PTM). Diharapkan ilmu ini dapat terus berkembang dan dapat membantu mencapai tujuan ketiga Sustainable Development Goals, yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Buku ini dapat ditemukan di Ruang Peminjaman dan Pengembalian Buku Perpustakaan UGM.

Kontributor: Annisa Fitria Nur Azizah

sdg3sdg3 target3-4

Hari Libur Memperingati Wafat Yesus Kristus, Perpustakaan Tutup Layanan

libur wafat yesus kristus

Toyagama: Solusi Air Minum di Perpustakaan dan Arsip UGM yang Bikin Pengunjung Betah Berjam-Jam!

toyagama

Pengunjung Perpustakaan dan Arsip UGM sedang memanfaatkan fasilitas Toyagama

Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) menyediakan layanan air minum mandiri yang biasa dikenal dengan Toyagama.

Yogyakarta, 19 Maret 2024 – Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Toyagama ini merupakan upaya penyediaan air minum mandiri bagi sivitas akademika di Universitas Gadjah Mada, salah satunya di Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada. Penyediaan Toyagama ini sebagai salah satu bentuk upaya yang dilakukan UGM dalam mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) pada poin 6 yaitu menjamin akses yang memadai terhadap air bersih bagi semua orang.

Penyediaan Toyagama yang diletakkan pada lokasi yang strategis seperti di perpustakaan, dapat meningkatkan akses para pengunjung Perpustakaan dan Arsip UGM terhadap air bersih dan mendukung pencapaian target dari akses universal terhadap air bersih. Para pengunjung perpustakaan dapat menggunakan fasilitas Toyagama yang berada di lantai 1 Perpustakaan dan Arsip UGM. Toyagama terletak di lobby Perpustakaan dan Arsip UGM supaya memudahkan pengunjung yang hendak mengambil air tersebut.

Penyediaan Toyagama ini merupakan langkah positif untuk menciptakan lingkungan belajar yang dapat mendukung produktivitas pengunjung perpustakaan. Dengan adanya Toyagama, pengunjung perpustakaan dapat memanfaatkan fasilitas tersebut untuk mengelola kebutuhan hidrasi. Tubuh yang terhidrasi dengan baik, akan meningkatkan produktivitas dan aktivitas pengunjung tanpa harus mencari sumber air dari luar perpustakaan.

Lebih lanjut, penyediaan fasilitas Toyagama merupakan bentuk wujud nyata dalam usaha pengurangan limbah plastik. Dengan adanya fasilitas Toyagama yang tersedia di Perpustakaan dan Arsip UGM dapat mengurangi ketergantungan terhadap botol air plastik sekali pakai. Hal ini tentu saja dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan mendukung target pengelolaan limbah serta polusi plastik.

Kontributor: Farahdhila Yasmin Al-Husna

sdg6

Survei Kebutuhan Koleksi

survei kebutuhan koleksi

Halo Sobat Perpus 👋

Dalam rangka pemenuhan kebutuhan koleksi Perpustakaan UGM, MinPus memerlukan informasi dan partisipasi dari Sobat Perpus dengan mengisi kuesioner Survei Kebutuhan Koleksi, nih 🤩

Sobat Perpus juga bisa memberikan usulan buku yang belum tersedia di Perpustakaan UGM, lho 😍

Caranya Sobat Perpus dapat mengisi kuesioner melalui tautan ugm.id/SKK

Survei ini dibuka sampai dengan tanggal 19 April 2024. Tersedia 8 souvenir menarik bagi Sobat Perpus yang beruntung, lho. MinPus tunggu partisipasinya ya 🙌

Penyesuaian Jam Layanan

jam layanan bulan ramadhan

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

selamat berpuasa

Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1946, Perpustakaan UGM Tutup Layanan

libur nyepi