Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan studi dari UPA Perpustakaan Universitas Tidar (Untidar) pada Senin (9/2/2026) di Ruang Sidang Arsip Gedung L7 lantai 2. Kegiatan ini difokuskan pada pendalaman tata kelola referensi ilmiah digital, khususnya pengelolaan database jurnal internasional bereputasi, mulai dari strategi pemilihan database jurnal internasional hingga evaluasi pemanfaatannya oleh civitas academica.
Kepala Perpustakaan dan Arsip UGM, Arif Surachman, SIP., MBA., menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antarperpustakaan perguruan tinggi. “Pengelolaan koleksi digital mencakup strategi langganan database, penyediaan akses yang efektif dan berkelanjutan, serta upaya memastikan dampaknya terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan riset,” ujarnya.
Dalam sesi pemaparan, Kepala Bidang Data dan Sistem Informasi Perpustakaan dan Arsip UGM, Yulistiarini Kumaraningrum, S.P., M.M., menjelaskan proses pengelolaan koleksi digital di lingkungan UGM, mulai dari pengadaan, pengelolaan akses, hingga evaluasi pemanfaatannya. “Pengelolaan koleksi digital di UGM mencakup proses pengadaan hingga evaluasi pemanfaatan koleksi, untuk memastikan ketersediaan konten, kemudahan akses, dan keberlanjutan layanan bagi civitas academica,” jelas Yulistiarini.
Sementara itu, Aprilia Mardiastuti, SIP., MA., Pustakawan UGM, memaparkan proses survei kebutuhan koleksi sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pengembangan layanan. Menurutnya, keterlibatan pengguna menjadi kunci agar koleksi yang dilanggan benar-benar relevan. “Survei kebutuhan koleksi kami lakukan secara berkala untuk memetakan kebutuhan civitas academica, sehingga koleksi yang dikembangkan selaras dengan kebutuhan pembelajaran dan riset,” ungkap Aprilia.
Rombongan UPA Perpustakaan Universitas Tidar yang mengikuti kunjungan studi terdiri atas empat orang, yakni Wahyu Andriyanto, S.A.P. (Kepala Bagian Akademik), Dr. Drs. Hari Wahyono, M.Pd. (Kepala UPA Perpustakaan), Ginanjar Kurniawan, S.IP. (Pustakawan Ahli Pertama), serta Dicki Agus Nugroho, S.Hum. (Penata Layanan Operasional). Kehadiran para pemangku peran tersebut mencerminkan keseriusan Untidar dalam mengembangkan layanan literasi digital berbasis kebutuhan akademik.
Wahyono, M.Pd., Kepala UPA Perpustakaan Universitas Tidar mengapresiasi keterbukaan UGM dalam berbagi pengetahuan dan pengalaman. “Kami memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai pengelolaan database jurnal internasional, yang akan menjadi bahan penting dalam penguatan layanan perpustakaan di Universitas Tidar,” ungkap salah satu peserta kunjungan.
Kegiatan ini sejalan dengan dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan akses informasi ilmiah yang inklusif dan bermutu, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan jejaring antarperguruan tinggi.
Melalui kunjungan studi ini, Perpustakaan dan Arsip UGM menegaskan perannya sebagai mitra strategis dalam pembangunan ekosistem pengetahuan nasional. Kolaborasi lintas institusi dapat terus berlanjut, mendorong inovasi layanan perpustakaan, serta memperluas dampak akses ilmu pengetahuan bagi dunia pendidikan dan riset di Indonesia.
Kontributor: Wasilatul Baroroh