Di tengah tuntutan publikasi ilmiah yang semakin kompetitif, kemampuan menelusuri literatur secara tepat menjadi modal penting bagi peneliti. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Workshop Serial Literature Review bertajuk “Memaksimalkan Pemanfaatan Scopus & Scopus AI untuk Mendukung Riset & Publikasi” pada Selasa (12/5), di Ruang Seminar Lantai 2 Gedung L1 Perpustakaan dan Arsip UGM.
Kegiatan ini menghadirkan Dr. Purwani Istiana, SIP., M.A., Pustakawan Fakultas Geografi UGM, sebagai narasumber utama. Workshop membahas strategi pemanfaatan Scopus dan Scopus AI dalam penelusuran literatur, analisis tren penelitian, hingga mendukung proses publikasi ilmiah yang lebih efektif dan terarah. Jalannya kegiatan dipandu oleh Dewi Nurhastuti, S.Sos., selaku moderator yang mengarahkan diskusi antara narasumber dan peserta.
Dalam sambutannya, Kepala Perpustakaan dan Arsip UGM, Arif Surachman, SIP., MBA., menegaskan bahwa UGM telah melanggan Scopus dan berbagai database ilmiah lainnya sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan riset sivitas akademika. Karena itu, ia mendorong civitas academica UGM untuk memanfaatkan fasilitas tersebut secara lebih optimal.
“UGM telah menyediakan akses ke Scopus dan berbagai database ilmiah lainnya. Fasilitas ini perlu dimanfaatkan secara maksimal oleh civitas academica untuk mendukung riset, penulisan ilmiah, dan publikasi yang lebih berkualitas,” ujar Arif.
Dalam pemaparannya, Dr. Purwani Istiana menjelaskan pemanfaatan Scopus sebagai database ilmiah untuk penelusuran literatur, analisis sitasi, pemetaan tren riset, dan identifikasi jurnal yang relevan untuk publikasi. Ia juga memperkenalkan Scopus AI sebagai fitur pendukung yang dapat membantu peneliti memahami topik riset secara lebih cepat melalui ringkasan berbasis kecerdasan buatan, pemetaan keterkaitan penelitian, serta identifikasi tren dan research gap.
“Peneliti saat ini tidak cukup hanya mencari artikel. Mereka perlu memahami perkembangan riset, membaca tren, melihat peluang kebaruan penelitian, dan menentukan strategi publikasi yang tepat. Melalui Scopus dan Scopus AI, proses tersebut dapat dilakukan dengan lebih efektif dan terarah,” jelasnya.
Peserta workshop juga diajak mempraktikkan langsung penggunaan fitur-fitur Scopus dan Scopus AI, mulai dari teknik pencarian artikel ilmiah, analisis sitasi, eksplorasi author profile, hingga pemanfaatan AI dalam menyusun literature review yang lebih sistematis. Suasana diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan peserta terkait strategi pencarian referensi dan tantangan publikasi ilmiah.
Kegiatan ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui penguatan kompetensi riset dan literasi informasi, serta SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan untuk mendukung pengembangan ilmu pengetahuan.
Melalui workshop ini, Perpustakaan dan Arsip UGM menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan kapasitas riset civitas academica di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Tidak hanya sebagai penyedia akses informasi ilmiah, perpustakaan juga hadir sebagai ruang pembelajaran dan pendampingan akademik agar peneliti mampu memanfaatkan teknologi secara kritis, adaptif, dan bertanggung jawab dalam menghasilkan riset serta publikasi yang berkualitas.
Kontributor: Wasilatul Baroroh