Arsip:

SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan

Menggagas Kepemimpinan Visioner melalui Talkshow dan Bedah Buku inspiratif

Semangat transformasi kepemimpinan yang berorientasi pada keberlanjutan mengemuka dalam Talkshow & Bedah Buku berjudul “Kepemimpinan Transformasional Menuju Era Keberlanjutan” yang digelar pada Rabu (27/8) di Ruang Seminar Lantai 2 Perpustakaan dan Arsip UGM. Acara ini menghadirkan penulis dan akademisi lintas disiplin. Bekerja sama dengan Penerbit Deepublish, kegiatan ini menarik antusiasme peserta dari kalangan mahasiswa, dosen, hingga praktisi pendidikan.

lebih lanjut

Menebar Kebaikan Lewat Donor Darah di Perpustakaan dan Arsip UGM

Sebanyak 80 kantong darah berhasil dikumpulkan dalam kegiatan donor darah yang digelar Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM pada Jumat (15/8). Bertempat di Ruang Ex Terbitan Berkala dan Referensi, Gedung L6 Lantai 1, kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian acara Gadjah Mada Library and Archives Fair (GMLAF) 2025 yang mengusung semangat kepedulian sosial dan kesehatan masyarakat.

lebih lanjut

Perpustakaan dan Arsip UGM Turut Sambut Ratusan Mahasiswa Internasional Lewat Program PIONEER

Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) turut serta dalam Program for International Orientation and New-student Empowerment to Enhance Readiness (PIONEER), kegiatan penyambutan dan pembekalan bagi ratusan mahasiswa internasional yang akan memulai studi pada semester gasal 2025/2026. Para mahasiswa tersebut mengikuti berbagai skema, mulai dari program bergelar (degree), pertukaran mahasiswa (student exchange), hingga non-gelar (non-degree). Program yang digelar Direktorat Kemitraan dan Relasi Global UGM ini dilaksanakan pada Jumat (15/8) di Grha Sabha Pramana (GSP) lantai 1.

lebih lanjut

Gelar Posbindu dan Pemeriksaan Gigi: Perpustakaan dan Arsip UGM Dorong Gaya Hidup Sehat di Kampus

Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) menghadirkan nuansa berbeda dalam rangkaian Gadjah Mada Library and Archive Fair (GMLAF) 2025 dengan menggelar Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM)  pada Jumat (15/8). Berkolaborasi dengan Health Promoting University (HPU), Biro Pelayanan Kesehatan Terpadu (BPKT), dan Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut (RSGM), kegiatan ini tidak hanya fokus pada pemeriksaan kesehatan rutin, tetapi juga menyediakan layanan tambahan berupa pemeriksaan gigi dan mulut.

lebih lanjut

Berbagi Best Practice Repositori Digital dengan Kementerian Keuangan RI

Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan dari Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan Republik Indonesia pada Kamis (31/7) dalam rangka pendalaman konsep repositori institusi. Bertempat di Ruang Seminar Gedung L1 Lantai 2, kegiatan ini menjadi ajang berbagi praktik terbaik pengelolaan repositori digital yang telah dikembangkan oleh Perpustakaan dan Arsip UGM.

Kunjungan ini secara langsung diterima oleh Wahyu Supriyanto, S.E., M.Si., selaku Kepala Bidang Perpustakaan, serta Yulistiarini Kumaraningrum, S.P., M.M., Kepala Bidang Data dan Sistem Informasi, didampingi oleh Tim Data, Digital Resources, dan Teknologi Informasi. Dari pihak Kemenkeu, hadir Budi Sulistyo sebagai pimpinan rombongan, bersama staf dan pengelola perpustakaan dari berbagai unit kerja di lingkungan kementerian keuangan.

Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan dari Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan Republik Indonesia pada Kamis (31/7) dalam rangka pendalaman konsep repositori institusi. Bertempat di Ruang Seminar Gedung L1 Lantai 2, kegiatan ini menjadi ajang berbagi praktik terbaik pengelolaan repositori digital yang telah dikembangkan oleh Perpustakaan dan Arsip UGM.

Kunjungan ini secara langsung diterima oleh Wahyu Supriyanto, S.E., M.Si., selaku Kepala Bidang Perpustakaan, serta Yulistiarini Kumaraningrum, S.P., M.M., Kepala Bidang Data dan Sistem Informasi, didampingi oleh Tim Data, Digital Resources, dan Teknologi Informasi. Dari pihak Kemenkeu, hadir Budi Sulistyo sebagai pimpinan rombongan, bersama staf dan pengelola perpustakaan dari berbagai unit kerja di lingkungan kementerian keuangan.

Kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai strategi pengelolaan repositori institusi oleh Tim Perpustakaan dan Arsip UGM, mencakup aspek kebijakan, sistem informasi, hingga peran repositori dalam mendukung keterbukaan akses terhadap hasil riset. “Repositori bukan hanya wadah penyimpanan, tapi pondasi penting untuk diseminasi pengetahuan yang akuntabel dan berkelanjutan,” ujar Yulistiarini.

Diskusi berlangsung dinamis, dengan berbagai pertanyaan dan diskusi dari peserta kunjungan. Usai sesi presentasi, rombongan diajak meninjau fasilitas koleksi langka dan ruang layanan Electronic Theses and Dissertations (ETD) yang menjadi bagian dari sistem repositori Perpustakaan dan Arsip UGM.

Budi Sulistyo menyampaikan apresiasinya atas sambutan dan materi yang dibagikan. “Kami sangat terbantu untuk melihat bagaimana UGM membangun sistem repositori secara terintegrasi. Ini menjadi referensi berharga untuk pengembangan hub pengetahuan Kemenkeu ke depan,” ungkapnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan kapasitas pengelolaan informasi strategis melalui sinergi antarlembaga. Langkah ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui diseminasi ilmu pengetahuan terbuka, SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur dalam penguatan infrastruktur digital lembaga, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antarinstansi.

Dengan inisiatif seperti ini, Perpustakaan dan Arsip UGM terus meneguhkan perannya sebagai pusat pengembangan literasi informasi dan infrastruktur pengetahuan yang inklusif dan berkelanjutan, dengan membuka akses, membangun jejaring, dan membentuk masa depan berbasis data dan informasi yang terpercaya. lebih lanjut

Membangun Karakter Lewat Buku: Aksi Donasi Buku dan Refleksi Literasi di SMP Muhammadiyah Kretek Bantul

Perpustakaan dan Arsip UGM kembali menggelar kegiatan literasi bertajuk “Berbagi Ilmu, Menebar Manfaat: Aksi Donasi Buku dan Literasi untuk Negeri” pada Rabu (23/7) di SMP Muhammadiyah Kretek, Bantul, Yogyakarta. Kegiatan ini menyasar siswa sekolah menengah sebagai bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai moral, sosial, dan spiritual melalui medium buku dan diskusi reflektif. Mungkin belum bisa menyelesaikan banyak perkara dalam generasi muda, tapi setidaknya menjadi angin sejuk di tengah tantangan krisis karakter yang dihadapi.

Mengangkat tema “Membaca untuk Menjadi Manusia yang Lebih Baik”, acara diawali dengan penyerahan donasi buku secara simbolis oleh Yulistiarini Kumaraningrum, S.P., M.M., selaku Kepala Bidang Data dan Sistem Informasi Perpustakaan dan Arsip UGM, kepada Kepala SMP Muhammadiyah Kretek, Tri Inayah, S.Pd. Donasi ini merupakan wujud komitmen Perpustakaan dan Arsip UGM dalam mendukung penguatan literasi dan sebagai bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan sesi refleksi yang dipandu oleh Sarwono, SIP., MA., yang merupakan pustakawan madya UGM. Dalam paparannya, Sarwono menekankan bahwa literasi bukan sekadar membaca teks, melainkan kemampuan menyerap makna yang lebih dalam. “Literasi adalah proses menyerap makna melalui membaca, menganalisis, dan memahami. Dari sanalah kita bisa belajar membentuk karakter, melalui pertanyaan, refleksi, dan rasa ingin tahu,” jelasnya.

Sesi diskusi berlangsung interaktif, mengajak siswa menggali makna literasi melalui refleksi dan kuis menarik. Para siswa juga terlibat aktif dalam dialog seputar literasi. Suasana penuh semangat dan kehangatan menjadikan ruang kelas sebagai arena pembelajaran nilai yang hidup dan menyenangkan.

Salah satu peserta, Firli, siswi kelas 7, menyampaikan kesan mendalam usai mengikuti rangkaian kegiatan. Ia merasa senang bisa ikut belajar bersama dan menyampaikan apresiasinya kepada tim penyelenggara. “Terima kasih sudah datang ke sekolah kami dan mengadakan kegiatan yang seru. Aku jadi lebih paham arti literasi, dan senang bisa ikut kuis dan berdiskusi bareng teman-teman,” ungkapnya dengan antusias.

Inisiatif ini menjadi bagian dari kontribusi Perpustakaan dan Arsip UGM dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui peningkatan literasi dan pendidikan karakter yang berkelanjutan; SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, dengan menanamkan nilai-nilai hidup damai dan bertanggung jawab sejak usia dini; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kolaborasi strategis antara institusi pendidikan tinggi dan sekolah dalam membangun ekosistem pembelajaran yang inklusif dan transformatif.

Dengan mengusung pendekatan literasi berbasis karakter, kegiatan ini menegaskan bahwa perpustakaan bukan sekadar tempat menyimpan buku, tetapi ruang hidup yang menanamkan nilai, membangun daya pikir, dan memperluas cakrawala kemanusiaan. Sebuah gerakan kecil yang menebar cahaya di tengah tantangan zaman.

Kontributor: Wasilatul Baroroh lebih lanjut

Mewakili Indonesia, Dua Staf Perpustakaan dan Arsip UGM Ikuti Program TULLIP di Singapura

Dua staf fakultas Perpustakaan dan Arsip UGM, Afni Isnaini Aprilia (Fakultas Hukum UGM) dan Uminurida Suciati (Fakultas Peternakan UGM) terpilih untuk menerima beasiswa dalam program “Transforming University Libraries Leadership & Innovation Programme (TULLIP)” mengikuti jejak rekannya yang sudah mendapatkan beasiswa serupa pada program TULLIP Intake 1 yang diselenggarakan oleh National University of Singapore (NUS) Libraries pada tanggal 30 Juni hingga 4 Juli 2025. Dalam program ini, Universitas Gadjah Mada menjadi perwakilan dari Indonesia yang diikuti oleh 27 peserta dari berbagai negara, termasuk Thailand, Bhutan, Filipina, Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, Vietnam, Sri Langka, dan Laos, menjadikannya forum internasional yang kaya akan kolaborasi dan pertukaran ide.

Program ini bertujuan untuk membekali pustakawan dengan keterampilan kepemimpinan dan inovasi dalam menghadapi tantangan serta perubahan besar yang terjadi di dunia perpustakaan universitas. TULLIP dirancang sebagai wadah pembelajaran dan pertukaran ide di antara pustakawan dari berbagai Negara kawasan ASEAN. Program ini tidak hanya menekankan aspek-aspek teoritis, tetapi juga memberikan pendekatan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam lingkungan perpustakaan universitas. Pelatihan ini memberikan kesempatan untuk menggali lebih dalam mengenai konsep kepemimpinan yang inovatif, serta strategi untuk menciptakan dan memimpin perubahan dalam konteks perpustakaan perguruan tinggi.

Pelatihan ini memberikan fokus utama pada pengembangan kemampuan kepemimpinan pustakawan, dengan tujuan agar mereka dapat mengelola perubahan yang cepat di dunia pendidikan tinggi. Beberapa topik yang dibahas antara lain: transformasi digital perpustakaan, penerapan teknologi canggih dalam pengelolaan sumber daya, pengembangan layanan berbasis pengguna, serta pemanfaatan data dan AI untuk memperbaiki pengalaman pengunjung perpustakaan. TULLIP tidak hanya berfokus pada pengembangan individu, tetapi juga membangun komunitas perpustakaan yang inklusif serta platform pertukaran pengetahuan. Kegiatan yang diselenggarakan meliputi lokakarya, seminar, visitasi, dan diskusi. Peserta juga diajak untuk berkolaborasi dalam studi kasus perpustakaan guna mengasah kemampuan pemecahan masalah secara kreatif dan inovatif.

Dalam suasana yang sangat kolaboratif, peserta diajak untuk berkeliling NUS Libraries, mengunjungi National Library, Lee Kong Chian Natural History Museum, Medical+Science Library, Departement of Food Science & Technology, dan University Town. Kunjungan ini memberikan wawasan berharga tentang integrasi desain inovatif, teknologi mutakhir, dan elemen budaya dalam layanan perpustakaan perguruan tinggi.

Keikutsertaan staf dalam program TULLIP merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas staf di bidang perpustakaan dan memimpin transformasi di lingkungan akademik. Pengetahuan dan keterampilan yang didapat akan memicu terciptanya strategi-strategi baru yang lebih efisien dan berbasis teknologi, untuk menciptakan perpustakaan yang lebih inklusif, responsif, dan berorientasi pada pengguna.

Kontributor: Afni Isnaini Aprilia lebih lanjut

Sinergi Perpustakaan dan Arsip UGM dan Perpustakaan Kota: Membangun Ekosistem Literasi yang Inklusif

Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali memperluas jejaring kolaborasi strategis dengan lembaga mitra dengan pemerintah daerah. Kali ini, kemitraan terjalin melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Yogyakarta, yang berlangsung pada Selasa (8/7) di Ruang Rapat Lantai 3 Perpustakaan Kota, Jl. Suroto No. 9, Kotabaru.

Penandatanganan dilakukan sebagai bentuk komitmen kedua lembaga dalam memperkuat layanan informasi, pengembangan literasi, dan inovasi perpustakaan berbasis kolaborasi. Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala DPK Kota Yogyakarta, dan dihadiri oleh Kepala Bagian Perekonomian dan Kerjasama Setda Kota Yogyakarta, Kepala Perpustakaan dan Arsip UGM, serta jajaran kepala bidang dan pustakawan dari kedua institusi.

Sebagai universitas yang menjunjung tinggi nilai kebermanfaatan dan keterbukaan, Perpustakaan dan Arsip UGM menyambut positif ruang kerja sama ini, khususnya dalam bentuk kegiatan literasi publik seperti Festival Literasi, pameran dan talkshow bersama, pertukaran informasi, hingga peluang sinergi dalam pengelolaan konten podcast yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa maupun masyarakat.

“Kami percaya bahwa perpustakaan tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi lintas institusi, khususnya dengan perpustakaan daerah, adalah langkah penting untuk memastikan literasi dan informasi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat,” ungkap Arif Surachman, Kepala Perpustakaan dan Arsip UGM.

Langkah ini juga sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan literasi informasi, akses pendidikan nonformal, dan peningkatan kapasitas belajar sepanjang hayat, SDG 11: Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan, dengan mendorong pelestarian warisan budaya informasi dan pengembangan ruang belajar inklusif di tingkat komunitas, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui penguatan kerja sama antara lembaga pendidikan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung sistem informasi yang terbuka, kolaboratif, dan berorientasi pada dampak.

Dengan semangat sinergi, kerja sama ini diharapkan menjadi model kolaborasi berkelanjutan antara perpustakaan akademik dan perpustakaan publik dalam membentuk masyarakat pembelajar yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing.

Kontributor: Wasilatul Baroroh lebih lanjut

Workshop “Guide for Academic” Bekali Peserta Strategi Menembus Jurnal Internasional

Meningkatkan kualitas dan dampak publikasi ilmiah menjadi prioritas strategis bagi civitas academica. Sebagai bentuk dukungan konkrit terhadap agenda tersebut, Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan Springer Nature menyelenggarakan workshop bertajuk “Guide for Academic: from Research to Publication” pada Senin (30/6). Bertempat di Auditorium Gedung Tahir Foundation FKKMK UGM, kegiatan ini diikuti secara luring dan daring oleh mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan peneliti dari berbagai fakultas di lingkungan UGM.

Workshop menghadirkan Xian Toh, Account Development Manager at Springer Nature, sebagai narasumber utama, serta Handoko Bagaskara, Licensing Manager at Springer Nature, sebagai moderator. Kegiatan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman menyeluruh tentang proses publikasi ilmiah, mulai dari strategi pra-penulisan hingga upaya meningkatkan visibilitas karya pasca-publikasi.

“Menulis artikel ilmiah itu bukan hanya soal konten, tapi juga soal strategi dan positioning. Memahami target jurnal, gaya bahasa, dan siklus publikasi akan memperbesar peluang naskah Anda diterima,” ujar Xian Toh di hadapan peserta.

Materi mencakup cara memilih jurnal yang tepat, menyusun manuskrip sesuai standar editorial internasional, menghadapi proses peer review secara profesional, serta mengelola dampak publikasi melalui platform indeksasi dan kanal diseminasi ilmiah. Kegiatan ini mendapat sambutan antusias, terlihat dari tingginya interaksi peserta baik secara langsung di lokasi maupun melalui ruang webinar.

Workshop ini tidak hanya memperkuat kapasitas akademik civitas academica UGM, tetapi juga menjadi wujud nyata dukungan universitas terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, dengan mendorong literasi ilmiah, integritas akademik, dan kemampuan publikasi yang inklusif dan berstandar global. Di sisi lain, kolaborasi strategis antara UGM dan Springer Nature mencerminkan implementasi nyata dari SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, dalam memajukan akses terhadap pengetahuan dan ekosistem penelitian yang berkelanjutan.

Di era globalisasi ilmiah, pemahaman atas proses publikasi bukan sekadar keterampilan teknis, melainkan modal akademik penting untuk berkontribusi secara aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dunia.

Kontributor: Wasilatul Baroroh lebih lanjut

Tim Akreditasi ASIIN Kunjungi Perpustakaan dan Arsip UGM, Tinjau Fasilitas Penunjang Akademik

Tim akreditasi internasional dari ASIIN (Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik) melakukan kunjungan resmi ke Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Senin (23/6), sebagai bagian dari rangkaian penilaian akreditasi program studi di Fakultas Pertanian UGM.

asiin 1

Dalam kunjungan tersebut, tim ASIIN yang didampingi oleh perwakilan Fakultas Pertanian disambut secara resmi oleh Arif Surachman, SIP., MBA., Kepala Perpustakaan dan Arsip UGM, bersama Safirotu Khoir, Ph.D., selaku Koordinator Humas dan Urusan Internasional. Mereka diajak untuk meninjau fasilitas-fasilitas di Perpustakaan dan Arsip UGM yang menjadi bagian penting dari ekosistem pembelajaran di UGM.

Tim akreditasi mengunjungi sejumlah ruang unggulan seperti Ruang WOW (Window of the World), Ruang TGCL (The Gade Creative Lounge) yang mendukung studi hukum dan tata kelola global, serta Ruang Podcast yang menjadi fasilitas literasi digital kreatif bagi mahasiswa. Ketiga ruang tersebut menunjukkan bagaimana UGM mengembangkan perpustakaan sebagai ruang pembelajaran aktif dan partisipatif, tidak terbatas pada fungsi tradisionalnya.

Kunjungan ini mencerminkan peran strategis perpustakaan dalam mendukung indikator mutu pendidikan tinggi,

sejalan dengan komitmen Perpustakaan dan Arsip UGM terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penyediaan akses belajar yang inklusif dan berbasis teknologi. Peningkatan infrastruktur layanan seperti ruang diskusi, studio kreatif, dan platform digital juga menjadi wujud nyata dukungan terhadap SDG 9: Inovasi dan Infrastruktur. Selain itu, kolaborasi antara Perpustakaan, Fakultas Pertanian, dan mitra internasional dalam proses ini mencerminkan semangat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Sebagai bagian dari universitas berbasis riset dan berdampak global, UGM terus mendorong transformasi layanan perpustakaan agar tidak hanya responsif terhadap kebutuhan akademik, tetapi juga proaktif dalam membentuk ekosistem pembelajaran abad ke-21.

Kontributor: Wasilatul Baroroh

asiin 2

asiin 3