Rotate Your Book, Tukar Buku untuk Gerakan Literasi di Perpustakaan dan Arsip UGM

Semangat literasi terasa hangat di Lobby Perpustakaan dan Arsip UGM pada Rabu–Kamis, 11–12 Februari 2026. Melalui program Rotate Your Book, civitas UGM diajak untuk menukarkan buku pribadi yang layak baca dengan koleksi buku yang telah disediakan perpustakaan.

Kegiatan yang berlangsung di lobby Perpustakaan dan Arsip UGM ini merupakan hasil kerja sama antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta dan Perpustakaan dan Arsip UGM. Sebanyak 200 buku disediakan secara gratis untuk ditukarkan.

Pada hari pertama pelaksanaan, suasana tampak ramai. Bahkan, sejumlah pengunjung telah mengantri sebelum kegiatan resmi dibuka. Antusiasme ini menunjukkan tingginya minat civitas UGM terhadap gerakan berbagi buku dan membaca.

Mekanisme kegiatan cukup sederhana. Pengunjung diminta membawa buku bebas yang layak baca, kemudian buku tersebut diperiksa  petugas perpustakaan. Setelah lolos pengecekan, peserta dapat memilih buku yang diinginkan untuk ditukar, lalu mengisi formulir Google yang telah disediakan panitia.

Wahyu Supriyanto, S.E., M.Si, Kepala Bidang Perpustakaan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen kolaboratif dalam menumbuhkan budaya literasi. “Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat berbagi buku yang telah dibaca dan menukarkannya dengan bacaan baru yang bermanfaat, sehingga akses literasi semakin luas. Kami juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Yogyakarta atas dukungan dan kolaborasi yang luar biasa dalam menyukseskan program ini,” ujarnya.

Salah satu pengunjung, Radeya, menilai kegiatan ini bermanfaat dan menarik. Ia membawa dua buku untuk ditukarkan dan berharap program ini dapat terus dilanjutkan. “Program ini layak untuk dilanjutkan terus-menerus, dan mungkin bukunya lebih divariasikan lagi serta promosinya lebih digencarkan,” tuturnya.

Pengunjung lain, Rayesa, juga mengungkapkan rasa syukurnya dapat mengikuti kegiatan tersebut. “Saya excited karena saya dapat menukarkan koleksi saya dan perpustakaan juga memiliki koleksi yang langka, sehingga terjadi pertukaran yang berkualitas. Saya berterima kasih dengan Perpustakaan Jogja dan Perpustakaan UGM,” ujar Rayesa. Ia juga mengapresiasi keragaman referensi yang tersedia, termasuk koleksi dari penerbit dan universitas luar negeri seperti Harvard University dan University of Oxford. Menurutnya, kegiatan seperti ini sebaiknya dibuka lebih sering agar mahasiswa UGM semakin kaya akan bacaan berkualitas.

Lebih dari sekadar kegiatan tukar buku, Rotate Your Book menjadi bagian dari kontribusi Perpustakaan dan Arsip UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Program ini sejalan dengan SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui perluasan akses bacaan dan penguatan budaya literasi. Dari sisi keberlanjutan, kegiatan ini juga mendukung SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab dengan mendorong pemanfaatan ulang buku secara berkelanjutan. Sementara itu, kolaborasi lintas lembaga yang terjalin mencerminkan implementasi SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Melalui Rotate Your Book, satu buku tidak hanya berhenti pada satu pembaca. Buku terus berputar, cerita terus hidup, dan wawasan semakin luas. Program ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam membangun gerakan literasi yang berkelanjutan di tengah masyarakat.

Kontributor: Zulfanisa Nur Isnaini