Komitmen memperkuat kompetensi mahasiswa melalui pembelajaran berbasis praktik kembali ditegaskan melalui penandatanganan kerja sama antara Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM), pada Selasa 21 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Arsip, Gedung L7 Lantai 2, Perpustakaan dan Arsip UGM ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanudin Prof. Dr. Andi Muhammad Akhmar, S.S., M.Hum, Wakil Dekan I Dr. Ilham Daeng Makello, M.Hum, bersama rombongan.
Kerja sama ini difokuskan pada program magang mahasiswa sebagai sarana penguatan keterampilan di bidang pengelolaan perpustakaan, pelayanan pemustaka, dan tata kelola arsip modern. Dekan Fakultas Ilmu Budaya Unhas, Prof. Dr. Andi Muhammad Akhmar, S.S., M.Hum, menyampaikan bahwa kebijakan magang memiliki posisi penting dalam sistem pembelajaran perguruan tinggi karena memberikan pengalaman nyata di dunia kerja.
“Dengan beban 20 SKS dalam kurun waktu kurang lebih empat bulan, kebijakan magang ini sangat strategis dan tepat. Kami berharap mahasiswa yang berkesempatan untuk magang di sini memiliki kemampuan dalam tata kelola perpustakaan dan mampu melayani pemustaka dalam mendukung proses belajar mengajar,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Perpustakaan dan Arsip UGM atas kesediaannya dalam menerima mahasiswa Universitas Hasanudin sebagai peserta magang.
Sambutan hangat juga datang dari tuan rumah yakni Kepala Perpustakaan dan Arsip UGM, Arif Surachman, SIP., MBA., dengan ucapan terima kasih karena telah mempercayakan Perpustakaan dan Arsip UGM sebagai mitra. “Terima kasih atas sambutan yang sangat baik. Harapan kami, mahasiswa mendapatkan wawasan baru sekaligus dapat mempraktikkan ilmu yang telah diperoleh selama di bangku kuliah,” tambahnya. Selain itu, ia menegaskan bahwa pihaknya terbuka terhadap kolaborasi pendidikan dan pengembangan SDM melalui program magang lintas perguruan tinggi.
Dalam sambutannya, Arif Surachman S.IP., MBA, juga menyampaikan harapannya kepada pihak Unhas untuk kerja sama kedua belah pihak kedepannya. “Kami berharap kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi menjadi langkah awal yang baik dalam mempererat hubungan kelembagaan, memperluas wawasan, serta meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan dan arsip di kedua institusi,” tambahnya.
Ia menyampaikan bahwa, kerja sama berkelanjutan diharapkan mampu membawa kemajuan bersama bagi Universitas Gadjah Mada dan Universitas Hasanuddin di masa mendatang.
Kolaborasi ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 4: Pendidikan Berkualitas, melalui peningkatan pembelajaran berbasis pengalaman nyata, serta SDGs poin 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui penguatan sinergi antar perguruan tinggi.
Di era transformasi pendidikan tinggi, kerja sama semacam ini menegaskan bahwa perpustakaan dan arsip bukan hanya pusat informasi, tetapi juga ruang strategis untuk mencetak lulusan yang adaptif, kompeten, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Kontributor : Amelia Maharani Pujadi