Pembekalan Mahasiswa Paruh Waktu, Perpustakaan dan Arsip UGM Dorong Profesionalisme dan Etika Layanan

Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia muda yang profesional dan berdaya saing melalui kegiatan pembekalan mahasiswa paruh waktu periode Februari-Desember 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal sebelum mahasiswa terjun langsung mendukung layanan perpustakaan dan kearsipan UGM.

Pembekalan mahasiswa paruh waktu tersebut dilaksanakan di Ruang Sidang Perpustakaan dan Arsip UGM lantai 2 pada Jumat (30/1/2026). Acara dibuka dengan sambutan Kepala Bidang Perpustakaan, Wahyu Supriyanto, S.E., M.Si., yang menekankan pentingnya peran mahasiswa paruh waktu sebagai bagian dari ekosistem layanan akademik UGM. 

“Mahasiswa paruh waktu harus memiliki tanggung jawab terhadap tugas yang diemban serta menjunjung tinggi etika selama bertugas, termasuk mengenakan pakaian yang sopan dan menerapkan prinsip 5S yaitu Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun sebagai wujud pelayanan prima kepada pengunjung Perpustakaan dan Arsip UGM,” ujar Wahyu Supriyanto dalam sambutannya.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa paruh waktu yang akan bertugas di berbagai unit Perpustakaan dan Arsip UGM. Pembekalan dilakukan pada awal masa penugasan sebagai bentuk pengarahan terkait kesepakatan kerja, mekanisme pelaksanaan, serta ruang diskusi terbuka untuk menjawab pertanyaan mahasiswa seputar tugas dan tanggung jawab mereka.

Setelah sesi pengarahan, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian tim dan penempatan unit kerja selama periode paruh waktu. Langkah ini bertujuan agar mahasiswa memahami secara jelas peran masing-masing dan siap berkontribusi secara optimal sesuai kebutuhan unit kerja.

Pembekalan kemudian ditutup dengan diskusi bersama para penanggung jawab bidang kehumasan, layanan perpustakaan, podcast, arsip, serta pengolahan. Dalam sesi ini, mahasiswa memperoleh arahan teknis sekaligus gambaran nyata tentang peran strategis Perpustakaan dan Arsip UGM selama kegiatan paruh waktu. 

Kegiatan pembekalan mahasiswa paruh waktu ini selaras dengan Sustainable Development Goals, khususnya SDGs 4 Pendidikan Berkualitas, yang bertujuan menjamin pendidikan yang inklusif dan merata serta mendukung kesempatan belajar sepanjang hayat bagi semua. Hal ini tercermin melalui pemberian pembelajaran berbasis praktik, penguatan literasi informasi, serta pembekalan etika dan keterampilan kerja yang mendukung pengembangan kapasitas mahasiswa di luar ruang kelas. Kegiatan ini juga mendukung SDGs 8 yaitu Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, yang menekankan peningkatan kesempatan kerja yang produktif dan layak bagi semua. Program paruh waktu ini memberikan pengalaman kerja yang edukatif, beretika, dan terstruktur, sehingga mahasiswa memperoleh bekal profesional serta kesiapan memasuki dunia kerja.

Melalui program paruh waktu ini, Perpustakaan dan Arsip UGM tidak hanya membuka ruang kontribusi bagi mahasiswa, tetapi juga menghadirkan pembelajaran nyata di luar ruang kelas. Keterlibatan mahasiswa dalam aktivitas layanan dan pengelolaan informasi diharapkan mampu memperkaya pengalaman profesional serta membekali mahasiswa dengan keterampilan kerja, etos profesional, dan pemahaman layanan publik sebagai bekal memasuki dunia kerja. Dengan demikian, Perpustakaan dan Arsip UGM terus berupaya menjadi ruang tumbuh bersama, tempat belajar, bekerja, dan membangun nilai kolaborasi yang berkelanjutan.

Kontributor: Zahra Aliyah Wahyu Zahputri