Sivitas akademika UGM Ykh,
Universitas Gadjah Mada saat ini telah melanggan 3 jurnal individual dari WILEY untuk klaster Sains (Biology) Agro. Secara lebih detail berikut ini daftar dan penjelasan dari masing-masing jurnal individual tersebut.
Sivitas akademika UGM Ykh,
Universitas Gadjah Mada saat ini telah melanggan 3 jurnal individual dari WILEY untuk klaster Sains (Biology) Agro. Secara lebih detail berikut ini daftar dan penjelasan dari masing-masing jurnal individual tersebut.
Civitas Academica Ykh,
Universitas Gadjah Mada pada tahun 2019 melanggan jurnal baru untuk bidang sains agro yakni American Journal of Primatology dari penerbit WILEY. Akses ke dalam jurnal dapat dilakukan melalui alamat https://onlinelibrary.wiley.com/journal/10982345. Jurnal dengan Impac Factor 2.288 dan ranking di ISI Journal Citation Report 2017:25/167 (Zoology) sudah dapat diakses mulai akhir Desember 2018 ini. The American Journal of Primatology merupakan jurnal resmi dari the American Society of Primatologists. Jurnal ini diterbitkan bulanan dan beberapa supplemen disampaikan dalam program “the annual meetings of the American Society of Primatologists”. Jurnal ini cocok untuk Primatologists, Psychologists, Biological anthropologists, Comparative biologists, Anatomists, Zoologists, dan Evolutionary biologists.
Pemustaka yang berbahagia,
Basisdata Emerald Publishing yang dilanggan UGM saat ini telah diupgrade ke dalam versi Complete edition. Apabila pada paket Emerald MX175 yang sebelumnya dilanggan UGM hanya berisi 175 jurnal elektronik bidang bisnis, maka paket Complete edition berisi tidak kurang dari 310 judul jurnal dari Emerald Publishing. Versi complete edition ini terbagi ke dalam 13 subjek bidang ilmu yaitu:
Pada hari Selasa, 20 Maret 2018 Perpustakaan UGM mengadakan Workshop penggunaan Westlaw sebagai online database bersama Barata, perwakilan dari Thomson Reuters Indonesia. Workshop kali ini berisi tutorial penggunaan Westlaw sebagai referensi menulis artikel ilmiah dengan subyek khusus yaitu ilmu Hukum.
“Database aggregator berbeda dengan publisher(penerbit), keduanya memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing” papar Erick Junikon yang merupakan field respresentative dari EBSCO dalam kegiatan Workshop Digital Resources oleh Tim EBSCO. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 15 Maret 2018 di Ruang Seminar Lt 2 Gedung L1 Perpustakaan UGM.
Masih dalam rangkaian acara Workshop Series on Digital Resources, Perpustakaan Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Rabu, 14 Maret 2018 mengadakan workshop penggunaan jurnal elektronik dari IGroup, khususnya dalam memanfaatkan fitur dalam database online untuk mempermudah akademisi dalam menuliskan artikel ilmiahnya.
“Co-working space, merupakan satu alternatif bagi perpustakaan untuk berdamai dengan teknologi yang mempengaruhi gaya hidup kekinian mahasiswa saat ini.” Demikian disampaikan oleh Andang Ashari, ST., M.M, Director BPM & Global Business PT Infomedia Nusantara pada acara Seminar Nasional Perpustakaan UGM bertajuk “Perpustakaan di Era Pasca Disrupsi” yang diadakan di Ruang Seminar Perpustakaan UGM, Selasa 13 Maret 2018.
“Ada beberapa tipe database, yang pertama adalah Science Direct, ini merupakan database termahal, dibuat oleh perusahaan Belanda yang biaya langganannya per tahun mencapai 4 Miliar rupiah. Tipe kedua adalah aggregator database yang mengumpulkan database dari seluruh dunia, menjadikan satu database, dibuat abstraknya, lalu dipilah per bidang ilmu, itulah yang dilanggan oleh perguruan tinggi, sesuai dengan kebutuhan perguruan tinggi yang bersangkutan. Tipe ketiga adalah publisher database, tipe ini hanya menerbitkan dari merknya sendiri. Tipe keempat adalah open access database, untuk tipe ini kita perlu hati-hati untuk membedakan mana yang murni open access dan mana yang jurnal predator,” papar Dwi Janto Suandaru ( PT Jasaraya Tama) dalam workshop database ProQuest dan IEEE.yang digelar pada hari Senin, 12 Maret 2018 di ruang seminar Perpustakaan Pusat UGM. Workshop yang merupakan bagian dari rangkaian acara Workshop Series ini fokus pada database
“Aims and Scope adalah salah satu point yang sangat penting diperhatikan ketika kita akan publish sebuah artikel” papar Ardy Chandra, Journalist Sales Executive dari Taylor & Francis Group. Beliau merupakan salah satu narasumber dalam rangkaian acara Workshop Series on Digital Resources Perpustakaan UGM. Kegiatan ini dilakukan pada hari Kamis, 8 Maret 2018 di Ruang Seminar Lt.2 Gedung L1 Perpustakaan UGM.