Buka Babak Baru Kolaborasi Internasional, Perpustakaan dan Arsip UGM Jalin Kerja Sama dengan San Pedro College Filipina

Kolaborasi antarperpustakaan perguruan tinggi menjadi salah satu langkah strategis untuk memperluas akses pengetahuan, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, dan mengembangkan layanan akademik yang adaptif. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) dan San Pedro College Library, Filipina, yang diselenggarakan secara daring pada Senin (12/10).

Kerja sama ini menjadi langkah awal bagi kedua institusi untuk memperkuat hubungan kelembagaan melalui pertukaran pengetahuan, pengembangan kompetensi staf, pelatihan bersama, serta peluang kolaborasi di bidang penelitian dan layanan perpustakaan. Dalam acara tersebut, Safirotu Khoir, Ph.D., Koordinator Humas dan Urusan Internasional Perpustakaan dan Arsip UGM, bertindak sebagai moderator yang memandu jalannya seremoni penandatanganan MoA.

Kepala Perpustakaan dan Arsip UGM, Arif Surachman, SIP., MBA., dalam sambutannya menegaskan bahwa penandatanganan MoA bukanlah akhir dari proses kerja sama, melainkan awal dari hubungan yang perlu dikembangkan melalui berbagai inisiatif nyata.

“Kolaborasi ini bukanlah akhir, melainkan awal dari hubungan yang lebih erat antara Perpustakaan dan Arsip UGM dan San Pedro College Library. Kolaborasi ini bisa menjadi sarana berbagi pengetahuan, menciptakan dampak positif, serta membangun kolaborasi yang bermakna, bermanfaat, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Menurut Arif Surachman, keberhasilan kemitraan internasional tidak cukup diukur dari kesepakatan formal yang ditandatangani, tetapi juga dari bagaimana kesepakatan tersebut diterjemahkan menjadi program bersama yang memberikan manfaat bagi kedua institusi.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan penayangan dokumen MoA yang telah ditandatangani oleh masing-masing institusi. Perwakilan Perpustakaan dan Arsip UGM serta San Pedro College Library menunjukkan dokumen yang telah ditandatangani sebagai bagian dari proses formalisasi kesepakatan.

Sementara itu, Director of Libraries San Pedro College, Mary G. Lariosa, menyampaikan bahwa kerja sama ini lebih dari sekadar komitmen formal antarlembaga. Menurutnya, kesepakatan tersebut mencerminkan visi bersama untuk memperkuat kerja sama internasional, meningkatkan keunggulan riset akademik, dan memperluas kesempatan berbagi pengetahuan.

Dalam sambutannya, Mary juga menyoroti sejumlah peluang kolaborasi, antara lain pertukaran sumber informasi cetak dan elektronik, pengembangan kompetensi staf, pelatihan bersama, konferensi, serta penelitian kolaboratif. Kemitraan ini dapat membuka kesempatan bagi kedua institusi untuk saling belajar dan menerapkan praktik-praktik inovatif dalam pengelolaan perpustakaan.

Acara dimoderatori oleh Safirotu Khoir, Ph.D., Koordinator Humas dan Urusan Internasional Perpustakaan dan Arsip UGM. Dalam kegiatan ini, pembahasan mengenai peluang inisiatif bersama menjadi bagian penting untuk mendorong tindak lanjut setelah penandatanganan MoA, sehingga kesepakatan yang terjalin dapat diwujudkan dalam program yang konkret.

Kerja sama ini juga sejalan dengan upaya mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan ekosistem pembelajaran dan pertukaran pengetahuan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui pengembangan kemitraan lintas negara. Kolaborasi ini juga mendukung SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, khususnya apabila diwujudkan melalui pengembangan inovasi layanan dan pemanfaatan teknologi informasi di perpustakaan.

Kemitraan internasional merupakan kesempatan untuk memperluas perspektif, mempelajari praktik profesional dari institusi lain, serta mengembangkan layanan yang semakin responsif terhadap kebutuhan civitas academica. Pertukaran pengalaman antarlembaga dapat memperkaya pendekatan pengelolaan perpustakaan sekaligus membuka ruang bagi inovasi dan peningkatan kualitas layanan.

Penandatanganan MoA dengan San Pedro College menjadi pijakan awal untuk menerjemahkan komitmen bersama menjadi program kolaborasi yang berkelanjutan. Lebih dari sekadar kesepakatan formal, kemitraan ini mampu menghadirkan manfaat bagi kedua institusi dan komunitas akademik yang dilayani, sekaligus memperkuat peran perpustakaan sebagai ruang berbagi pengetahuan yang melampaui batas geografis.

Kontributor: Wasilatul Baroroh