Penguatan pengelolaan perpustakaan perguruan tinggi membutuhkan dukungan layanan yang berkualitas dan sistem informasi yang mampu menjawab kebutuhan pengguna. Untuk mempelajari praktik pengelolaan tersebut, Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Makassar (UNM) mengunjungi Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM), Jumat (9/10).
Sebanyak 30 perwakilan Fakultas Bahasa dan Sastra UNM mengikuti kegiatan sharing best practice yang berlangsung di Ruang Sidang Arsip, Gedung L7 lantai 2, Perpustakaan dan Arsip UGM. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola perpustakaan sekaligus meningkatkan mutu pengelolaan perpustakaan di lingkungan Fakultas Bahasa dan Sastra UNM.
Kunjungan diterima oleh Wahyu Supriyanto, S.E., M.Si., Kepala Bidang Perpustakaan Perpustakaan dan Arsip UGM. Dalam sambutannya, Wahyu Supriyanto menyampaikan gambaran umum mengenai fasilitas dan layanan perpustakaan, termasuk perannya dalam mendukung kebutuhan informasi serta kegiatan akademik civitas.
“Terima kasih atas kunjungan Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Makassar ke Perpustakaan dan Arsip UGM. Pertemuan ini bisa menjadi kesempatan untuk saling berbagi pengalaman. Kami sendiri berupaya semaksimal mungkin untuk memenuhi beragam kebutuhan pemustaka, sehingga fasilitas dan layanan yang kami sediakan dapat mengakomodasi kebutuhan informasi mereka,” ujar Wahyu Supriyanto.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan oleh Yulistiarini Kumaraningrum, S.P., M.M., Kepala Bidang Data dan Sistem Informasi Perpustakaan dan Arsip UGM. Ia memperkenalkan sistem informasi yang digunakan di lingkungan Perpustakaan dan Arsip UGM sebagai bagian dari pengelolaan informasi dan pengembangan layanan perpustakaan.
“Di Perpustakaan dan Arsip UGM, sistem informasi yang kami kembangkan sudah terintegrasi untuk mendukung pengelolaan perpustakaan dan layanan kepada pemustaka. Dengan sistem yang terintegrasi, pengelolaan informasi dan akses terhadap layanan perpustakaan bisa berjalan lebih efektif,” jelas Yulistiarini Kumaraningrum.
Dekan Fakultas Bahasa dan Sastra UNM, Prof. Dr. Anshari, M.Hum., memandang kunjungan ini sebagai kesempatan untuk memperoleh referensi guna meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan. Pertukaran pengalaman dengan institusi yang memiliki praktik pengelolaan dan layanan perpustakaan dapat menjadi salah satu sumber pembelajaran untuk mengembangkan layanan sesuai dengan kebutuhan pengguna.
“Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk mempelajari praktik pengelolaan perpustakaan dan sistem informasi yang diterapkan di Perpustakaan dan Arsip UGM. Pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh dapat menjadi referensi untuk meningkatkan mutu pengelolaan perpustakaan di Fakultas Bahasa dan Sastra UNM,” ujar Anshari.
Kunjungan ini menjadi ruang berbagi pengalaman mengenai pengelolaan perpustakaan perguruan tinggi, mulai dari penyediaan fasilitas dan layanan hingga pemanfaatan sistem informasi yang terintegrasi. Melalui pertukaran praktik baik, setiap institusi dapat memperoleh wawasan baru untuk mengembangkan layanan yang sesuai dengan kebutuhan pemustaka serta kondisi masing-masing.
Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 4: Pendidikan Berkualitas, melalui upaya memperkuat dukungan perpustakaan terhadap akses informasi dan kegiatan akademik. Kolaborasi tersebut juga berkaitan dengan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, yang mendorong pertukaran pengetahuan dan kerja sama antarinstitusi untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
Kontributor: Wasilatul Baroroh