Apa yang membuat sebuah artikel ilmiah enak dibaca dan kuat secara akademik? Jawabannya tidak berhenti pada banyaknya referensi atau data yang dimiliki. Ada alur yang harus bekerja dari awal hingga akhir, membawa pembaca memahami persoalan, mengikuti proses penelitian, hingga menangkap makna sebuah temuan.
Satu kesalahan dalam memilih metode penelitian atau menentukan jurnal sasaran dapat membuat perjalanan sebuah riset berbelok jauh dari tujuan. Bagi peneliti, persoalan itu bahkan bisa berujung pada penolakan manuskrip sebelum masuk ke proses review atau desk rejection.
Citra perpustakaan sebagai “ruang sunyi tempat menyimpan buku” pelan-pelan mulai terkikis. Menjawab perubahan gaya belajar mahasiswa era digital, pimpinan Perpustakaan Institut Teknologi Bandung (ITB) bertandang ke Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Kamis (10/9/2026) untuk diskusi soal pengelolaan fisik perpustakaan dan pengembangan Co-Working Space (CWS).
AI bisa mempercepat riset. Tapi apakah kita boleh sepenuhnya mempercayainya? Pertanyaan krusial ini mengemuka di tengah maraknya penggunaan kecerdasan buatan dalam lanskap akademik, yang kini menjadi pisau bermata dua bagi kredibilitas dunia ilmiah.
Sejarah perencanaan pembangunan nasional di Indonesia tidak hanya tersimpan dalam dokumen resmi. Jejak pemikiran, keputusan, dan perjalanan kelembagaan juga dapat ditemukan dalam arsip, buku, hingga karya ilmiah yang merekam dinamika pada masanya. Jejak-jejak tersebut kini kembali ditelusuri Kementerian PPN/Bappenas melalui koleksi yang ada di Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM).
Menjaga kesehatan ternyata bisa dimulai dari hal-hal sederhana yang ada di sekitar kita. Salah satunya, kelapa yang mudah ditemukan di rumah dapat diolah menjadi Virgin Coconut Oil (VCO). Minyak kelapa murni ini menjadi topik menarik dalam Sarasehan Jumat Awal Bulan Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM), Jumat (4/9), ketika pengalaman mengonsumsi VCO hingga cara membuatnya sendiri dibagikan kepada para peserta.
Dua puluh tahun pengabdian menjadi perjalanan panjang yang layak diapresiasi. Dedikasi tersebut mendapat pengakuan melalui penganugerahan Satyalancana Karya Satya 20 Tahun kepada Martina Uki Emilyasanti, S.I.Pust. Penghargaan diserahkan dalam kegiatan Sarasehan Jumat Awal Bulan Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM), Jumat (4/9) di Ruang Co-Working Space BNI, Gedung L7 Lantai 1.
Sobat Perpus, ada kabar baru nih! 👀✨
Jika sebelumnya ETD hanya dapat diakses melalui Ruang ETD, sekarang koleksi skripsi, tesis, dan disertasi UGM juga dapat diakses melalui SIMASTER UGM dengan akun SSO UGM yang aktif. 🎓💻
Google mungkin menjadi tempat pertama yang dituju saat tugas kuliah datang. Namun, ketika dosen meminta jurnal ilmiah, referensi kredibel, atau sumber untuk penelitian, mahasiswa perlu tahu bahwa ada pilihan yang lebih luas. Bagi Gadjah Mada Muda (Gamada), sebutan bagi mahasiswa baru UGM, salah satunya adalah Perpustakaan dan Arsip UGM.
