Sejarah perencanaan pembangunan nasional di Indonesia tidak hanya tersimpan dalam dokumen resmi. Jejak pemikiran, keputusan, dan perjalanan kelembagaan juga dapat ditemukan dalam arsip, buku, hingga karya ilmiah yang merekam dinamika pada masanya. Jejak-jejak tersebut kini kembali ditelusuri Kementerian PPN/Bappenas melalui koleksi yang ada di Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM).
Menjaga kesehatan ternyata bisa dimulai dari hal-hal sederhana yang ada di sekitar kita. Salah satunya, kelapa yang mudah ditemukan di rumah dapat diolah menjadi Virgin Coconut Oil (VCO). Minyak kelapa murni ini menjadi topik menarik dalam Sarasehan Jumat Awal Bulan Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM), Jumat (4/9), ketika pengalaman mengonsumsi VCO hingga cara membuatnya sendiri dibagikan kepada para peserta.
Dua puluh tahun pengabdian menjadi perjalanan panjang yang layak diapresiasi. Dedikasi tersebut mendapat pengakuan melalui penganugerahan Satyalancana Karya Satya 20 Tahun kepada Martina Uki Emilyasanti, S.I.Pust. Penghargaan diserahkan dalam kegiatan Sarasehan Jumat Awal Bulan Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM), Jumat (4/9) di Ruang Co-Working Space BNI, Gedung L7 Lantai 1.
Sobat Perpus, ada kabar baru nih! 👀✨
Jika sebelumnya ETD hanya dapat diakses melalui Ruang ETD, sekarang koleksi skripsi, tesis, dan disertasi UGM juga dapat diakses melalui SIMASTER UGM dengan akun SSO UGM yang aktif. 🎓💻
Google mungkin menjadi tempat pertama yang dituju saat tugas kuliah datang. Namun, ketika dosen meminta jurnal ilmiah, referensi kredibel, atau sumber untuk penelitian, mahasiswa perlu tahu bahwa ada pilihan yang lebih luas. Bagi Gadjah Mada Muda (Gamada), sebutan bagi mahasiswa baru UGM, salah satunya adalah Perpustakaan dan Arsip UGM.
Betulkah yang diperlukan layanan perpustakaan hanyalah layanan buku? Perlukah untuk menemukan aspek-aspek lain dalam meningkatkan nilai jiwa perpustakaan itu sendiri? Pertanyaan itu dijawab dalam Sharing Session dan Diskusi buku “Mengusahakan Pertolongan Ilahi” yang diselenggarakan pada CollabHub by Paragon, Gedung Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM Kamis, (27/8). Acara ini mendiskusikan langsung nilai-nilai yang dipegang kukuh oleh Nurhayati Subakat dan sepak terjang Paragon Corporation sedari dulu kala melalui buku Mengusahakan Pertolongan Ilahi. Sekaligus pula merayakan momen kehangatan pada para purnakarya Perpustakaan dan Arsip UGM dengan memberikan kenang-kenangan.
Media sosial telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, tidak hanya sebagai sarana berkomunikasi dan memperoleh informasi, tetapi juga sebagai ruang untuk membangun relasi, personal branding, hingga menunjang aktivitas pendidikan dan pekerjaan. Kondisi tersebut membuat pemahaman mengenai etika dan tanggung jawab dalam bermedia sosial menjadi semakin penting. Hal tersebut menjadi fokus Talkshow dan Bedah Buku bertema “Etika Bermedia Sosial di Era Digital” yang merupakan bagian dari rangkaian acara “Deepublish Store Goes to UGM” yang diselenggarakan Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) berkolaborasi dengan Deepublish Store Rabu (26/8) secara luring.
424 mahasiswa dari 53 negara memulai babak baru kehidupan akademiknya di Universitas Gadjah Mada (UGM). Sebelum menyelami perkuliahan, mereka terlebih dahulu diajak mengenal lebih dekat lingkungan kampus, layanan yang tersedia, hingga berbagai pengalaman yang akan mewarnai kehidupan mereka selama menjadi bagian dari UGM.
Satu per satu judul masuk dalam daftar usulan. Ada yang berkaitan dengan agama, hukum, kesehatan, hingga bisnis. Jumlahnya terus bertambah, sampai akhirnya terkumpul 296 judul. Daftar tersebut bukan daftar bacaan biasa. Di balik daftar itu, ada gambaran tentang bahan bacaan yang sedang dicari civitas academica UGM.
Penelitian sudah selesai, data sudah terkumpul, dan manuskrip sudah ditulis. Namun, satu pertanyaan masih menunggu jawaban: apa yang membuat sebuah manuskrip layak diterima jurnal internasional? Jawabannya tidak berhenti pada kualitas hasil penelitian. Cara membangun cerita ilmiah, menyajikan bukti, memilih jurnal, hingga merespons komentar reviewer turut menentukan perjalanan sebuah manuskrip menuju publikasi.