Ribuan artikel ilmiah bereputasi internasional sebenarnya sudah berada dalam genggaman civitas academica UGM. Namun, tidak semua mengetahui atau memanfaatkan akses tersebut secara optimal. Berangkat dari semangat itulah, Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar workshop Research Smarter with ACS Resources secara daring pada Rabu (16/7).
Melalui kegiatan yang bekerja sama dengan iGroup ini, dosen, peneliti, mahasiswa, hingga tenaga kependidikan diajak mengenal lebih dekat American Chemical Society (ACS) Publications, salah satu database ilmiah yang telah lama dilanggan UGM untuk mendukung kegiatan pendidikan, penelitian, dan publikasi ilmiah.
Kepala Perpustakaan dan Arsip UGM, Arif Surachman, S.IP., MBA., menyampaikan bahwa keberadaan database berkualitas akan memberikan manfaat apabila dimanfaatkan secara optimal oleh para penggunanya.
“UGM sudah cukup lama melanggan ACS Publications sebagai salah satu sumber referensi ilmiah bereputasi internasional. Kami berharap database ini dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh dosen, peneliti, maupun mahasiswa, terutama dari Fakultas MIPA, Fakultas Teknik, Fakultas Kedokteran, Fakultas Farmasi, serta bidang ilmu lain yang relevan,” ujarnya.
Meski identik dengan ilmu kimia, ACS Publications memiliki cakupan yang jauh lebih luas. Database ini menyediakan referensi ilmiah di bidang material, energi, lingkungan, teknik, farmasi, biologi, kedokteran, nanoteknologi, hingga berbagai bidang multidisiplin lainnya. Dengan cakupan tersebut, sumber daya ACS dapat dimanfaatkan oleh berbagai fakultas dan program studi di lingkungan UGM.
Untuk memperkenalkan berbagai potensi tersebut, Perpustakaan dan Arsip UGM menghadirkan Mandy Sum, Market & Business Development Manager for ASEAN & Oceania dari American Chemical Society. Dalam paparannya, Mandy mengajak peserta mengenal lebih dekat dengan ACS, mulai dari strategi penelusuran literatur, pemilihan jurnal tujuan publikasi, etika publikasi ilmiah, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) secara bertanggung jawab dalam proses penulisan artikel ilmiah.
Menariknya, Mandy juga mengungkapkan bahwa tahun ini American Chemical Society merayakan 150 tahun kiprahnya dalam mendukung perkembangan ilmu kimia dan publikasi ilmiah di dunia. Selama satu setengah abad, ACS terus mengembangkan berbagai sumber daya ilmiah yang membantu peneliti menghasilkan riset berkualitas dan memperluas dampak ilmu pengetahuan.
“Selama 150 tahun, ACS terus berkomitmen mendukung komunitas ilmiah melalui publikasi berkualitas, berbagai sumber daya penelitian, dan layanan yang membantu peneliti dalam setiap tahap perjalanan riset,” jelas Mandy.
Melalui workshop ini, Perpustakaan dan Arsip UGM ingin memastikan bahwa database yang telah dilanggan universitas tidak sekadar menjadi koleksi digital, tetapi benar-benar dimanfaatkan sebagai sumber referensi tepercaya untuk menghasilkan penelitian yang lebih kuat, publikasi yang lebih berkualitas, serta inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Perpustakaan dan Arsip UGM dalam meningkatkan literasi informasi dan mendukung ekosistem riset di lingkungan universitas. Upaya tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan kapasitas sivitas akademika dalam mengakses dan memanfaatkan informasi ilmiah, SDGs 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan riset berbasis pengetahuan, serta SDGs 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi Perpustakaan dan Arsip UGM bersama American Chemical Society dalam memperluas akses terhadap sumber daya ilmiah global.
Kontributor: Wasilatul Baroroh