Menjawab tantangan pesatnya perkembangan publikasi ilmiah dan kebutuhan riset berbasis data, Perpustakaan dan Arsip UGM menggelar webinar nasional bertajuk “Analisis Bibliometrik sebagai Layanan Strategis Perpustakaan” dalam rangkaian kegiatan Ngabuburit Bersama Forum Pustakawan UGM yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom pada Rabu (11/3/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 200 peserta dari berbagai institusi di Indonesia, yang terdiri dari pustakawan, arsiparis, dosen, mahasiswa, peneliti, serta praktisi informasi. Webinar ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus diskusi mengenai pemanfaatan analisis bibliometrik sebagai layanan berbasis data yang dapat memperkuat peran perpustakaan dalam mendukung ekosistem penelitian.
Ketua panitia, Desy Natalia Anggorowati, S.IP., M.A., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperluas pemahaman pustakawan mengenai potensi analisis bibliometrik dalam layanan perpustakaan. “Melalui forum ini kami berharap pustakawan dapat memahami bahwa analisis bibliometrik bukan hanya metode penelitian, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai layanan strategis perpustakaan untuk mendukung kegiatan riset di institusi,” ujarnya.

Sesi diskusi dipandu oleh moderator Janu Saptari, S.IP., pustakawan UGM, yang mengarahkan jalannya diskusi secara interaktif. Materi utama disampaikan oleh Dr. Purwani Istiana, S.IP., M.A., pustakawan UGM yang memiliki pengalaman dalam pengelolaan informasi ilmiah dan analisis publikasi akademik.
Dalam pemaparannya, Purwani menjelaskan bahwa analisis bibliometrik merupakan metode analisis kuantitatif terhadap publikasi ilmiah yang dapat digunakan untuk memetakan perkembangan penelitian, mengidentifikasi tren topik riset, hingga melihat pola kolaborasi antarpeneliti dalam suatu bidang ilmu. “Melalui analisis bibliometrik, pustakawan dapat membantu peneliti memetakan bidang kajian, mengidentifikasi jurnal yang relevan, hingga memahami perkembangan riset dalam suatu disiplin ilmu. Layanan ini dapat menjadi bentuk dukungan nyata perpustakaan terhadap kegiatan penelitian di perguruan tinggi,” jelasnya.
Selama sesi diskusi, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan terkait teknik pelaksanaan analisis bibliometrik, penggunaan perangkat lunak analisis, serta peluang penerapan layanan bibliometrik di perpustakaan masing-masing. Narasumber juga berbagi pengalaman praktis mengenai pemanfaatan berbagai basis data ilmiah serta perangkat analisis untuk mendukung penelitian berbasis data publikasi.
Kegiatan Ngabuburit Bersama Forum Pustakawan UGM merupakan agenda pembelajaran rutin yang diselenggarakan selama bulan Ramadan sebagai ruang berbagi pengetahuan bagi pustakawan dan praktisi informasi. Tradisi ngabuburit dimaknai tidak sekadar menunggu waktu berbuka, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkaya wawasan profesional melalui diskusi ilmiah.
Kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan kapasitas pustakawan dalam mendukung riset dan literasi informasi, serta SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur yang mendorong pengembangan layanan perpustakaan berbasis data dan inovasi pengetahuan.
Melalui kegiatan ini, Forum Pustakawan UGM berharap pustakawan semakin siap berperan sebagai mitra strategis dalam ekosistem riset. Di tengah meningkatnya produksi pengetahuan ilmiah, kemampuan memetakan informasi melalui analisis bibliometrik menjadi salah satu kunci penting bagi perpustakaan untuk tetap relevan dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan.
Kontributor: Wasilatul Baroroh