“Punya ide penelitian bagus, tapi masih bingung cari referensi yang tepat?” Tantangan itu ternyata masih sering dialami mahasiswa maupun peneliti. Berangkat dari kebutuhan tersebut, Perpustakaan dan Arsip UGM menggelar workshop “From Exploration to Publication with Cambridge University Press (CUP)” pada Rabu (8/7), mengajak ratusan peserta belajar langsung cara mencari literatur ilmiah berkualitas hingga memahami proses publikasi di salah satu penerbit akademik paling bergengsi di dunia.
SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Bagaimana jika ribuan skripsi, tesis, dan disertasi tentang manuskrip dari berbagai perguruan tinggi bisa ditemukan dalam satu tempat? Gagasan itulah yang sedang dijajaki Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui diskusi mengenai peluang integrasi repositori perguruan tinggi.
Perpustakaan dan Arsip UGM menggelar Sharing Session bertajuk Libraries Without Walls: Expanding Services, Spaces, and Partnerships in the U.S. pada Rabu (1/7). Kegiatan yang diikuti 70 peserta secara luring dan daring ini menghadirkan Prof. Mega Subramaniam, Professor of Information Science, College of Information, University of Maryland, Amerika Serikat, untuk berbagi pengalaman mengenai transformasi layanan perpustakaan di Amerika Serikat.
Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan workshop daring bertajuk Mastering The Method: Blueprint for Stronger Research pada Selasa (30/6). Kegiatan ini menghadirkan Mutiara Choiriyah, Senior Library Sales Executive Sage Publishing, untuk membahas pentingnya metode penelitian sebagai fondasi menghasilkan riset dan publikasi ilmiah yang berkualitas.
Apa jadinya kalau perpustakaan bukan lagi sekadar tempat mencari buku, tetapi menjadi ruang belajar yang didukung kecerdasan artifisial (AI), layanan digital yang serba pintar, hingga mitra strategis dalam riset dan inovasi? Gambaran itulah yang sedang disiapkan Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui workshop “Perpustakaan UGM Menghadapi Plural Futures: Belajar dari Praktik Baik di Asia Tenggara” yang diselenggarakan pada 19 dan 22 Juni 2026 secara daring.
Apa yang membuat sebuah digital library benar-benar bermanfaat bagi penggunanya? Pertanyaan tersebut menjadi salah satu topik yang dibahas dalam kunjungan studi komparatif Balai Besar Pengembangan Kompetensi Aparatur Pemerintahan Dalam Negeri (BBPKA-PDN) III Kementerian Dalam Negeri ke Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM), Senin (22/6), di Ruang Sidang Perpustakaan dan Arsip UGM.
Akses terhadap jurnal dan sumber informasi ilmiah berkualitas telah menjadi kebutuhan penting bagi civitas academica dalam menghasilkan riset yang berdampak. Namun, ketersediaan akses saja belum cukup. Kemampuan memanfaatkan sumber ilmiah secara optimal serta memahami proses publikasi internasional menjadi kunci agar hasil penelitian dapat menjangkau audiens yang lebih luas.
Bagaimana rasanya menjadi mahasiswa di Amerika Serikat? Apakah tekanan akademiknya seberat yang dibayangkan? Bagaimana hubungan mahasiswa dengan dosen di sana? Pertanyaan-pertanyaan itu mengemuka dalam kegiatan Let’s Understand Better: Living and Studying in the United States as a Student yang diselenggarakan Perpustakaan dan Arsip UGM pada Selasa (9/6) di Ruang Seminar Lantai 2 Perpustakaan dan Arsip UGM.
Suasana Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) tampak lebih hidup pada Kamis (21/5) ketika puluhan mahasiswa dari Universitas Sanata Dharma memenuhi ruang seminar gedung L1 lantai 2 untuk belajar langsung tentang pengelolaan perpustakaan. Tidak sekadar berkunjung, para peserta diajak melihat bagaimana perpustakaan perguruan tinggi kini berkembang menjadi pusat literasi, ruang kolaborasi, hingga ekosistem produksi pengetahuan berbasis digital.
Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Bank Negara Indonesia (BNI) resmi membuka Co-Working Space by BNI Berbagi di Perpustakaan dan Arsip UGM pada hari Selasa tanggal 13 Mei 2026. Peresmian fasilitas tersebut menjadi langkah awal kerja sama antara BNI dan Perpustakaan dan Arsip UGM dalam mendukung pengembangan ruang belajar yang modern, kolaboratif, dan adaptif bagi pengunjung Perpustakaan dan Arsip UGM.