Pernah nggak, melihat rekan kerja sedang kewalahan lalu bertanya dalam hati, “Perlu dibantu, nggak ya?” Atau melihat sampah berserakan dan berpikir, “Ah, nanti juga ada yang beresin.” Hal-hal kecil seperti itulah yang justru menjadi topik utama dalam Sarasehan Jumat Awal Bulan Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM), Jumat (3/7).
SDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh
Dedikasi panjang tidak selalu terlihat di balik meja layanan, tetapi hadir melalui kerja-kerja yang memastikan seluruh aktivitas dapat berjalan dengan baik. Selama 38 tahun 4 bulan, komitmen itu diwujudkan oleh Purman, S.E., Pengelola Sarana dan Prasarana Kantor Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM), yang resmi memasuki masa purna tugas terhitung mulai (TMT) 1 Juli 2026.
Syawalan Perpustakaan dan Arsip UGM: Merajut Harmoni, Menguatkan Sinergi, Meneguhkan Nilai Pelayanan
Nuansa kehangatan Hari Raya Idul Fitri 1447 H terasa kental di Ruang Seminar Gedung L1 Lantai 2 Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM), Kamis (26/3/2026). Melalui kegiatan Syawalan bertajuk “Memperteguh Harmoni, Memperkuat Sinergi, dan Nilai dalam Melayani”, acara ini dihadiri oleh tim manajemen, pegawai, purnatugas, hingga unsur pendukung seperti mahasiswa paruh waktu, cleaning service, dan pegawai kantin.
Transformasi digital mendorong perpustakaan dan lembaga kearsipan bergerak cepat menata ulang strategi pengelolaan informasi. Isu tersebut menjadi sorotan dalam webinar nasional Ngabuburit Bersama Forum Pustakawan UGM bertajuk “Konvergensi Arsip, Perpustakaan & Teknologi: Menuju Digital Asset Management (DAM)” yang diikuti ratusan pustakawan, arsiparis, dan praktisi teknologi informasi dari berbagai daerah.
Di tengah tantangan integritas akademik yang kian kompleks, terutama dengan maraknya penggunaan kecerdasan buatan generatif, Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) mengambil langkah strategis dengan memperkuat peran pengelola dan instruktur Turnitin sebagai garda terdepan pencegahan plagiarisme. Upaya tersebut diwujudkan melalui Workshop Optimalisasi Turnitin sebagai Instrumen Pencegahan Plagiarisme yang digelar pada Kamis, 12 Februari 2026.
Forum Pustakawan Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan UGM LibSpeak 10, webinar nasional bertema “Otomatisasi Data Analytics dengan Artificial Intelligence untuk Pengembangan Layanan Perpustakaan: Perlukah?”, pada Selasa (27/1/2026) secara daring. Kegiatan ini diikuti 631 peserta yang terdiri atas pustakawan, akademisi, mahasiswa, dan praktisi dari berbagai daerah di Indonesia.
Menutup tahun 2025, Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar pelepasan purna tugas bagi Joko Kristianto, petugas perpustakaan yang telah mengabdikan diri selama 28 tahun 7 bulan di UGM. Momen ini bukan sekadar seremoni perpisahan, melainkan penanda penting atas dedikasi panjang dalam menjaga keberlanjutan layanan pengetahuan di perguruan tinggi.
Suasana berbeda terlihat di Ruang Sidang Perpustakaan dan Arsip UGM pada Selasa, 30 Desember 2025. Alih-alih rapat atau berdiskusi formal seperti biasanya, ruangan justru dipenuhi tawa dan percakapan berbahasa Inggris yang masih “belibet tapi mantap jalan”. Ya, hari itu menjadi momen perdana kegiatan English Library, kelas belajar Bahasa Inggris santai namun serius.
Dua staf Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr. Herman Setyawan, M.Sc. dan Wasilatul Baroroh, S.S.I., resmi menerbitkan buku berjudul Masa Depan Pengetahuan: Transformasi Perpustakaan dan Arsip dalam Ekosistem Pengetahuan Baru melalui Penerbit Nasmedia pada Desember 2025. Karya ini hadir sebagai kontribusi pemikiran reflektif tentang bagaimana perpustakaan dan arsip harus bertransformasi di tengah percepatan digital dan perubahan ekologi pengetahuan global.
Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) menerapkan sistem gate access sebagai mekanisme keluar-masuk pengunjung. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya untuk menjawab dua kebutuhan utama, yakni meningkatkan keamanan bagi pengguna perpustakaan dan arsip serta memantau data pengunjung sebagai dasar evaluasi dan pengembangan fasilitas layanan. Dengan sistem ini, aktivitas keluar-masuk pengunjung dapat tercatat secara otomatis melalui sistem informasi yang terintegrasi.