Di bawah rintik hujan yang tak menyurutkan semangat, Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) turut menyemarakkan Kirab Budaya Nitilaku 2025 bertema “Ruwat Rawat Kebangsaan” pada Minggu, 14 Desember 2025. Mengusung pesan “Menanam Pengetahuan, Menuai Peradaban”, Perpustakaan dan Arsip UGM hadir membawa pesan kuat tentang literasi, keberlanjutan, dan penghormatan terhadap akar kebudayaan bangsa.
SDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh
Perpustakaan dan Arsip UGM dinobatkan sebagai Unit Kerja Berprestasi Terbaik 1 dalam kategori Evaluasi dan Monitoring Layanan Informasi Publik UGM Tahun 2025, sebuah capaian yang menandai konsistensi Perpustakaan dan Arsip UGM dalam menghadirkan layanan informasi yang akurat, transparan, dan mudah diakses masyarakat.
Lembaga akreditasi internasional ACQUIN (The Accreditation, Certification and Quality Assurance Institute) melakukan visitasi ke Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Selasa, 9 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari asesmen akreditasi untuk 19 program studi dari Fakultas Ilmu Budaya, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, serta Sekolah Pascasarjana. Kunjungan ini menempatkan perpustakaan sebagai salah satu fasilitas utama yang menjadi indikator mutu akademik universitas.
Langkah memperkuat kemampuan para pengelola perpustakaan dan arsip kembali digelorakan PPSDM Kemendikdasmen melalui visitasi praktik baik di Perpustakaan dan Arsip UGM, Jumat, 5 Desember 2025. Sejak pagi, enam kelas peserta, yang terdiri dari empat kelas kearsipan dan dua kelas perpustakaan, memadati Ruang Seminar Gedung L1 Lantai 2 Perpustakaan dan Arsip UGM untuk mengikuti rangkaian pembelajaran lapangan yang menjadi bagian dari Pelatihan Teknis Pengelolaan Perpustakaan dan Kearsipan Tingkat Dasar.

Upaya memperkuat tata kelola perpustakaan di lingkungan lembaga pemerintahan kembali mendapat perhatian. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Tengah melakukan kunjungan kerja ke Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Rabu (5/11/2025). Kegiatan ini menjadi ajang berbagi pengalaman sekaligus menggali praktik terbaik pengelolaan perpustakaan.
Komitmen dan dedikasi staf Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali mendapat apresiasi. Tujuh staf Perpustakaan dan Arsip UGM menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia pada Kamis (10/10/2025). Penghargaan ini diberikan kepada aparatur sipil negara (ASN) yang telah menunjukkan kesetiaan, pengabdian, dan kinerja luar biasa dalam menjalankan tugasnya di bidang pelayanan pendidikan..
Perubahan kebijakan serah simpan karya ilmiah dari format cetak ke digital kian menguat di lingkungan perguruan tinggi. Isu strategis ini menjadi pokok bahasan dalam kunjungan studi banding Perpustakaan Universitas Airlangga (UNAIR) ke Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Selasa (30/9/2025).
UPT Perpustakaan Undana Belajar Integrasi Layanan dan Pengembangan SDM ke Perpustakaan dan Arsip UGM
Universitas Nusa Cendana (Undana) mempererat hubungan akademiknya dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui kunjungan ke Perpustakaan dan Arsip UGM pada Senin (29/9/2025). Agenda pertemuan tak hanya membahas pengelolaan perpustakaan, tetapi juga menandai perpanjangan perjanjian kerja sama yang telah terjalin sebelumnya.
Upaya Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam memperkuat keterbukaan informasi publik kembali ditegaskan melalui kegiatan Visitasi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pelaksana Tahun 2025. Pada Selasa (9/9), Dr. Andi Sandi Antonius Tabusassa Tonralipu, S.H., LL.M., bersama Tim PPID UGM, melakukan kunjungan ke PPID Pelaksana Perpustakaan dan Arsip UGM.
Perpustakaan dan Arsip UGM kembali menggelar kegiatan literasi bertajuk “Berbagi Ilmu, Menebar Manfaat: Aksi Donasi Buku dan Literasi untuk Negeri” pada Rabu (23/7) di SMP Muhammadiyah Kretek, Bantul, Yogyakarta. Kegiatan ini menyasar siswa sekolah menengah sebagai bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai moral, sosial, dan spiritual melalui medium buku dan diskusi reflektif. Mungkin belum bisa menyelesaikan banyak perkara dalam generasi muda, tapi setidaknya menjadi angin sejuk di tengah tantangan krisis karakter yang dihadapi.