Dedikasi panjang tidak selalu terlihat di balik meja layanan, tetapi hadir melalui kerja-kerja yang memastikan seluruh aktivitas dapat berjalan dengan baik. Selama 38 tahun 4 bulan, komitmen itu diwujudkan oleh Purman, S.E., Pengelola Sarana dan Prasarana Kantor Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM), yang resmi memasuki masa purna tugas terhitung mulai (TMT) 1 Juli 2026.
Sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian tersebut, Perpustakaan dan Arsip UGM menggelar acara pelepasan purna tugas pada Selasa (30/6) di Ruang Seminar Perpustakaan dan Arsip UGM. Acara dihadiri oleh Kepala Perpustakaan dan Arsip UGM, para kepala bidang, serta seluruh pegawai sebagai wujud apresiasi atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan selama lebih dari tiga dekade.
Kepala Perpustakaan dan Arsip UGM, Arif Surachman, S.IP., MBA., menyampaikan bahwa sosok Purman dikenal sebagai pribadi yang sigap, ringan tangan, dan selalu bekerja dengan tulus tanpa mengharapkan imbalan. Menurutnya, keteladanan tersebut menjadi nilai yang patut diwariskan kepada seluruh pegawai di lingkungan Perpustakaan dan Arsip UGM.
“Pak Purman adalah sosok yang selalu sigap dalam bekerja. Apa pun yang perlu dikerjakan, beliau selalu bergerak cepat tanpa banyak bicara dan tanpa pamrih. Semangat pengabdian seperti inilah yang menjadi teladan bagi kita semua,” ujar Arif.
Dalam kesempatan tersebut, Purman juga menyampaikan rasa syukur atas perjalanan pengabdiannya di Universitas Gadjah Mada. Ia mengaku bersyukur dapat menjadi bagian dari keluarga besar Perpustakaan dan Arsip UGM selama 38 tahun 4 bulan. Bagi Purman, setiap pekerjaan yang dijalani akan terasa ringan apabila dilandasi dengan keikhlasan dan diniatkan sebagai bentuk ibadah.
“Saya bersyukur diberi kesempatan mengabdi di UGM selama 38 tahun 4 bulan. Terima kasih kepada pimpinan dan seluruh rekan kerja yang telah menjadi bagian dari perjalanan saya. Prinsip yang selalu saya pegang adalah bekerja dengan ikhlas dan menjadikan setiap pekerjaan sebagai ibadah. Jika itu yang kita niatkan, insyaAllah semua akan terasa lebih ringan dan membawa keberkahan,” tutur Purman.
Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai acara ketika para kolega menyampaikan kesan dan pesan. Berbagai cerita mengenai kedisiplinan, tanggung jawab, serta sikap rendah hati Purman menjadi kenangan yang mencerminkan nilai-nilai kebersamaan yang tumbuh di lingkungan Perpustakaan dan Arsip UGM.
Sebagai penutup, Perpustakaan dan Arsip UGM menyerahkan cendera mata sebagai simbol penghargaan atas pengabdian Purman selama 38 tahun 4 bulan. Momen tersebut kemudian diabadikan melalui foto bersama sebagai penanda berakhirnya satu babak pengabdian sekaligus dimulainya perjalanan baru dalam kehidupan beliau.
Pelepasan purna tugas bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk menghargai dedikasi setiap insan yang telah berkontribusi membangun institusi. Keberhasilan layanan perpustakaan dan arsip lahir dari kolaborasi seluruh unsur, termasuk mereka yang bekerja di balik layar untuk memastikan sarana dan prasarana selalu siap mendukung aktivitas akademik dan pelayanan publik.
Komitmen tersebut sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan lingkungan belajar yang mendukung kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penguatan tata kelola kelembagaan yang profesional, efektif, dan berkelanjutan.
Pengabdian selama 38 tahun 4 bulan yang ditunjukkan Purman menjadi pengingat bahwa setiap peran memiliki arti penting dalam menjaga kualitas layanan institusi. Purna tugas bukanlah akhir dari kontribusi, melainkan awal dari babak baru dengan warisan dedikasi, integritas, dan semangat pengabdian yang akan terus menginspirasi generasi penerus.
Kontributor: Wasilatul Baroroh