Jejaring Global Menguat, Perpustakaan dan Arsip UGM Jadi Mitra Benchmarking San Pedro College, Filipina

Di tengah arus transformasi digital yang mengubah wajah perpustakaan perguruan tinggi dunia, Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menarik perhatian mitra internasional. San Pedro College, Filipina, memilih Perpustakaan dan Arsip UGM sebagai rujukan dalam virtual benchmarking pada Rabu (6/5), untuk menggali praktik baik pengembangan layanan perpustakaan, penguatan sumber daya manusia, hingga pengelolaan repository.

Kegiatan dibuka oleh Safirotu Khoir, Ph.D., Koordinator Humas dan Urusan Internasional Perpustakaan dan Arsip UGM, yang bertindak sebagai moderator sekaligus memperkenalkan tim Perpustakaan dan Arsip UGM. Sesi kemudian dilanjutkan dengan pengantar dari Vanessa Sacurom, External Linkages Coordinator Internationalization and Linkages Office San Pedro College, yang memperkenalkan tim San Pedro College.

Selanjutnya, presentasi dari San Pedro College disampaikan oleh Sarah Jane Cabrera. Dalam paparannya, ia memperkenalkan berbagai layanan dan program yang dijalankan perpustakaan San Pedro College, mulai dari layanan pengguna, kegiatan perpustakaan, digital library, program pengembangan perpustakaan, hingga community engagement yang dilakukan untuk memperkuat keterhubungan perpustakaan dengan civitas academica dan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Perpustakaan dan Arsip UGM, Arif Surachman, SIP., MBA., memaparkan transformasi layanan Perpustakaan dan Arsip UGM dalam menjawab kebutuhan akademik yang terus berkembang. Paparan tersebut mencakup penguatan layanan digital, kegiatan literasi informasi, layanan unggulan, capaian prestasi, hingga program book donation sebagai wujud kontribusi sosial perpustakaan bagi masyarakat.

Arif juga menyoroti pentingnya pengembangan kapasitas pustakawan melalui TULLIP bersama NUS Libraries, AUNILO, dan UGM LibSpeak. “Penguatan layanan digital, pengembangan SDM, dan jejaring internasional menjadi bagian penting dari upaya Perpustakaan dan Arsip UGM untuk menghadirkan layanan yang relevan bagi sivitas akademika,” ujar Arif.

Diskusi antara kedua institusi berkembang pada isu pengelolaan arsip dan repositori institusi. Perpustakaan dan Arsip UGM serta San Pedro College saling berbagi pengalaman mengenai strategi penyimpanan, pengelolaan, akses, hingga pemanfaatan arsip dan karya akademik untuk mendukung kebutuhan pendidikan, penelitian, serta pelestarian pengetahuan institusi.

Ketertarikan San Pedro College terhadap Perpustakaan dan Arsip UGM berangkat dari pengalaman kunjungan akademik pada Juli 2025. San Pedro College memandang UGM sebagai mitra strategis dengan visi serupa dalam membangun institusi perpustakaan dan arsip yang unggul di tingkat internasional.

Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui penguatan akses informasi dan pembelajaran, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi internasional antar institusi pendidikan tinggi.

Virtual benchmarking ini memperlihatkan bagaimana perpustakaan perguruan tinggi berkembang sebagai ruang kolaborasi, pertukaran pengetahuan, dan penguatan jejaring global. Melalui forum semacam ini, pengalaman dan praktik baik antar institusi dapat saling dipelajari untuk menghadirkan layanan informasi yang semakin adaptif dan berdampak bagi masyarakat akademik.

 

Kontributor: Wasilatul Baroroh