“Seiring dengan bertambahnya populasi generasi millennial yang memanfaatkan layanan perpustakaan dan kemudahan akses yang diperoleh terhadap koleksi dalam format digital telah mengubah pola pemanfaatan sumber daya informasi yang disediakan oleh perpustakaan,” papar Dra. Nawang Purwanti, M. Lib. dalam acara Penyampaian Laporan Tahun 2017 Perpustakaan UGM yang mengusung tema “Perpustakaan dan New Normal Era” pada hari Kamis, 1 Maret 2018. Hal tersebut disampaikan untuk menanggapi Tren pemanfaatan e-book di Perpustakaan UGM yang terus mengalami peningkatan, di samping tren angka peminjaman koleksi cetak yang mengalami pasang surut.
Pawarta
“Bagaimana sebenarnya new normal era itu? Yang jelas di sini semuanya serba crowded dan tergesa-gesa. Namun, di samping itu kita juga perlu melakukan branding diri melalui portofolio?,” tutur Dra. Nawang Purwanti, M. Lib dalam sambutannya untuk membuka acara Talkshow bertajuk “Peluang dan Strategi Menghadapi Dunia Kerja di New Normal Era”. Talkshow yang merupakan rangkaian acara Dies Perpustakaan UGM ke-67 dengan mengusung tema “Perpustakaan dan New Normal Era” ini diselenggarakan pada hari Selasa, 27 Februari 2018 di Gedung Perpustakaan Pusat UGM.
“Buku merupakan token of power, dimana penghancuran buku tidak berawal dari niatan untuk menghancurkan dunia, melainkan ingin mengarahkan pengetahuan apa yang harus diketahui manusia,” papar Dr. Abdul Gaffar Karim dalam acara Bedah Buku “Penghancuran Buku dari Masa ke Masa” yang diselenggarakan oleh Perpustakaan UGM pada 20 Februari 2018.
Perpustakaan UGM mendapatkan trial SAGE Research Methods Suite yang berisi konten-konten metodologi komprehensif dan terintegrasi dengan lebih dari 1,000 buku, referensi, dan artikel jurnal ; studi kasus dari penelitian terdahulu ; datasets bahan pengajaran dan praktek analisis data untuk membantu peneliti menguasai teknik analisis data serta dilengkapi videos mengenai metodologi penelitian.
“Query letter merupakan elemen yang juga penting, ketika kita ingin mempublikasikan tulisan, yakni berupa surat yang ditujukan penulis kepada editor atau publishing houses”. Demikian yang disampaikan oleh Rosalia da Gracia, pembicara dari Sage Publishing dalam acara bertajuk “Simple Guide to Writing a Journal Article”, pada Hari Rabu, 10 Januari 2018 di Auditorium Poerbatjaraka lantai 3 Fakultas Ilmu Budaya UGM. Di hadapan mahasiswa Pascasarjana di bidang sosial humaniora, kegiatan ini mendapat apresiasi yang baik dari para peserta.
“Ibu rektor sudah merevitalisasi Dharma Wanita di Lingkungan UGM, sehingga semua harus bergerak dengan masif untuk mengiringi suami dalam bekerja, dan tentu saja bagi ibu-ibu karyawati UGM untuk bisa mendharma-baktikan perannya sebagai perempuan,” tutur Ibu Arifah atau yang kerap disapa dengan nama Ibu Fafa dalam acara Pertemuan Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Perpustakaan UGM, pada hari Jumat, 12 Januari 2018. Acara yang diadakan di Ruang Seminar Perpustakaan UGM ini dihadiri oleh anggota DWP Perpustakaan UGM.
Perpustakaan UGM melepas dua pegawainya, yaitu Ibu Daruriyanti dan Bapak Sukirman dalam acara Pelepasan Purnakarya. Acara yang dihelat di Ruang Seminar Perpustakaan UGM ini dihadiri oleh pimpinan dan para pegawai Perpustakaan UGM, sehubungan dengan berakhirnya masa pengabdian beliau sebagai Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Universitas Gadjah Mada.
Perpustakaan UGM pada tahun 2017 telah melakukan pembelian koleksi e-books baru dari berbagai subjek yang berasal dari tiga penerbit yakni Springer (84 judul), Taylor & Francis (98 judul) dan Wiley (52 judul). Berikut ini adalah daftar e-book dan tautan URL e-books tersebut.
Pada tahun 2017, Universitas Gadjah Mada melalui Perpustakaan telah melakukan langganan dan pembelian sumber daya informasi digital/elektronik baik berupa e-journal dan e-datasheet yang dapat diakses pada tahun 2017 hingga 2018. Berikut ini adalah data e-journal yang dapat diakses hingga tahun 2018, yakni:
“Jawabannya adalah Sistem Informasi Perpustakaan Terintegrasi.” Kepala Bidang Database dan Jaringan, Arif Surachman, M. B. A menegaskan pada rombongan Sekretaris dan Staf Perpustakaan Universitas Airlangga dalam studi banding tentang Sistem Informasi terintegrasi di Perpustakaan Universitas Gadjah Mada, 20 Desember 2017 lalu. Lebih lanjut, Bapak Arif menyatakan bahwa Sistem Informasi yang terintegrasi ini tidak hanya terbatas katalog, namun juga transaksi secara real time di seluruh perpustakaan pusat/fakultas/sekolah sehingga transparansi dan akuntabilitas pelayanan dapat ditingkatkan. Sistem ini juga memberikan keluasan kepada pemustaka untuk secara mandiri melayani perpanjangan masa pinjam dan melakukan pemesanan koleksi secara daring.