Menjaga Integritas Akademik

Etika penelitian dan publikasi merupakan bagian penting dalam seluruh proses akademik. Penelitian yang baik tidak hanya dinilai dari kualitas data, metode, dan argumen, tetapi juga dari cara peneliti menjaga kejujuran, orisinalitas, transparansi, serta tanggung jawab akademik.

Dalam proses penelitian dan publikasi, penulis bertanggung jawab memastikan bahwa naskah yang disusun merupakan karya yang jujur, tidak melanggar etika, dan dapat dipertanggungjawabkan. Beberapa aspek yang perlu diperhatikan meliputi menghindari plagiarisme, melakukan sitasi dan parafrase dengan benar, tidak melakukan fabrikasi atau manipulasi data, tidak melakukan double submission, mencantumkan penulis sesuai kontribusi, menggunakan AI secara etis, serta memastikan naskah memenuhi standar integritas akademik sebelum dikirimkan ke jurnal.

Jika Anda membutuhkan konsultasi terkait sitasi, parafrase, similarity check, etika publikasi, atau penggunaan AI secara bertanggung jawab dalam proses akademik, Perpustakaan dan Arsip UGM menyediakan layanan Library Clinic. Layanan ini tersedia setiap hari Senin–Jumat pukul 09:30–10:30. Pengguna dapat datang langsung ke Information Desk Perpustakaan dan Arsip UGM atau melakukan reservasi melalui https://ugm.id/pendaftaranlibraryclinic 

Menghindari Plagiarisme

Plagiarisme terjadi ketika seseorang menggunakan ide, teks, data, gambar, tabel, atau karya orang lain tanpa memberikan pengakuan yang tepat. Plagiarisme tidak hanya terjadi pada kutipan langsung tanpa sumber, tetapi juga dapat terjadi ketika parafrase masih terlalu mirip dengan sumber asli atau ketika penulis mengambil gagasan orang lain tanpa sitasi.

Untuk menghindari plagiarisme, pastikan setiap ide, data, gambar, tabel, atau informasi dari sumber lain disertai sitasi yang sesuai. Jika mengutip kalimat secara langsung, gunakan tanda kutip dan cantumkan sumber. Jika melakukan parafrase, pastikan kalimat benar-benar ditulis ulang dengan pemahaman sendiri, bukan hanya mengganti beberapa kata dari teks asli.

Penulis juga perlu mencatat sumber sejak awal proses membaca agar tidak kehilangan informasi bibliografis yang diperlukan saat menyusun sitasi dan daftar pustaka.

Menjaga Kejujuran Data dan Hasil Penelitian

Etika penelitian juga berkaitan dengan kejujuran dalam mengumpulkan, mengolah, menganalisis, dan melaporkan data. Peneliti tidak boleh melakukan fabrikasi, falsifikasi, atau manipulasi data.

Fabrikasi data berarti membuat data atau hasil penelitian yang sebenarnya tidak pernah ada. Falsifikasi data berarti mengubah, menghilangkan, atau memanipulasi data sehingga hasil penelitian menjadi tidak jujur. Sementara itu, manipulasi hasil dapat terjadi ketika data disajikan secara menyesatkan agar mendukung kesimpulan tertentu.

Untuk menjaga kejujuran akademik, peneliti perlu menyimpan data dan dokumentasi penelitian dengan baik agar proses penelitian dapat ditelusuri, diverifikasi, dan dipertanggungjawabkan.

Menghindari Double Submission

Double submission terjadi ketika naskah yang sama atau sangat mirip dikirimkan ke lebih dari satu jurnal dalam waktu bersamaan. Praktik ini tidak etis karena dapat mengganggu proses editorial, membebani reviewer, dan menimbulkan masalah jika naskah diterima oleh lebih dari satu jurnal.

Sebelum mengirimkan naskah, pastikan artikel tidak sedang dalam proses review di jurnal lain. Jika naskah pernah dipresentasikan di konferensi, diterbitkan dalam prosiding, atau merupakan pengembangan dari karya sebelumnya, periksa kebijakan jurnal tujuan dan jelaskan riwayat naskah secara transparan jika diminta.

Menentukan Authorship secara Bertanggung Jawab

Penentuan penulis atau authorship harus mencerminkan kontribusi nyata dalam penelitian dan penulisan naskah. Nama penulis tidak sebaiknya dicantumkan hanya karena jabatan, kedekatan personal, atau keterlibatan administratif yang tidak berkaitan langsung dengan substansi penelitian.

Secara umum, penulis perlu berkontribusi pada aspek penting penelitian, seperti perancangan penelitian, pengumpulan data, analisis, interpretasi, penulisan, revisi substansial, dan persetujuan terhadap versi akhir naskah.

Hal yang perlu diperhatikan dalam authorship antara lain mendiskusikan urutan penulis sejak awal, memastikan setiap penulis memahami kontribusi dan tanggung jawabnya, mencantumkan kontributor sesuai ketentuan jurnal, menghindari guest authorship, gift authorship, atau ghost authorship, serta memastikan semua penulis menyetujui naskah sebelum submission.

Jika Anda membutuhkan konsultasi personal terkait etika publikasi, authorship, atau integritas akademik dalam proses penelitian dan penulisan akademik, Perpustakaan dan Arsip UGM menyediakan layanan Individual Academic Consultation (IAC).

Pendaftaran IAC: https://ugm.id/IAC 

Info IAC Drop In Session: diumumkan secara berkala melalui Instagram Perpustakaan dan Arsip UGM di https://instagram.com/perpustakaan_ugm 

Melakukan Cek Similarity

Sebelum mengirimkan naskah untuk publikasi, tugas akhir, atau keperluan akademik lain, penulis disarankan melakukan pengecekan kemiripan atau **similarity check**. Pengecekan ini membantu penulis melihat bagian teks yang memiliki kemiripan dengan sumber lain.

Hasil similarity tidak boleh hanya dilihat dari persentasenya. Bagian teks yang terdeteksi perlu ditinjau kembali untuk memastikan bahwa kutipan, parafrase, dan sitasi sudah dilakukan dengan benar. Angka similarity yang rendah tidak otomatis berarti naskah bebas dari masalah, dan angka yang tinggi juga tidak selalu berarti plagiarisme, karena daftar pustaka, kutipan langsung, atau istilah umum juga dapat terdeteksi.

Saat membaca hasil similarity check, perhatikan apakah bagian yang terdeteksi merupakan kutipan langsung yang sudah diberi tanda kutip dan sitasi, apakah parafrase masih terlalu mirip dengan sumber asli, apakah daftar pustaka ikut terdeteksi, dan apakah ada bagian yang perlu direvisi atau diberi sitasi tambahan.

Perpustakaan dan Arsip UGM menyediakan Layanan Cek Plagiarisme untuk membantu sivitas akademika memeriksa tingkat kemiripan atau similarity index pada karya ilmiah sebelum dipublikasikan atau diserahkan.

Akses layanan cek plagiarisme:https://ugm.id/libetd 

Menggunakan AI secara Etis dan Bertanggung Jawab

Penggunaan AI generatif dalam penelitian dan penulisan akademik perlu dilakukan secara hati-hati. AI dapat membantu proses kerja akademik, seperti eksplorasi awal, memahami teks, menyusun ide, atau memperbaiki kejelasan bahasa. Namun, AI tidak boleh menggantikan tanggung jawab peneliti dalam berpikir kritis, menganalisis data, menyusun argumen, memverifikasi sumber, dan memastikan keakuratan isi tulisan.

AI juga tidak boleh dicantumkan sebagai penulis karena tidak dapat bertanggung jawab atas isi karya ilmiah. Peneliti tetap bertanggung jawab penuh terhadap seluruh isi naskah, termasuk bagian yang dibantu oleh AI.

Hal yang perlu diperhatikan saat menggunakan AI antara lain tidak menyalin hasil AI tanpa verifikasi, memeriksa kembali semua sumber atau informasi yang dihasilkan AI, tidak memasukkan data pribadi atau data responden ke tools AI tanpa izin, mengikuti kebijakan dosen, program studi, institusi, penerbit, atau jurnal tujuan, serta menyatakan penggunaan AI jika diminta oleh institusi atau jurnal.

Panduan penggunaan AI generatif di lingkungan akademik UGM dapat diakses melalui:

Panduan Penggunaan Generative Artificial Intelligence pada Pembelajaran di Perguruan Tinggi 

https://lib.ugm.ac.id/file/panduan-penggunaan-genai/](https://lib.ugm.ac.id/file/panduan-penggunaan-genai/ 

Panduan Etika Akademik: Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Generatif di Pendidikan Tinggi — DKIA UGM

https://dkia.ugm.ac.id/id/panduan-ai-generatif/ 

Memastikan Naskah Siap secara Etis sebelum Submission

Sebelum naskah dikirimkan ke jurnal, penulis perlu memastikan bahwa naskah tidak hanya siap secara substansi, tetapi juga siap secara etis. Pemeriksaan ini penting untuk mengurangi risiko penolakan, koreksi, atau masalah integritas setelah naskah dikirimkan.

Sebelum submission, pastikan semua sumber telah disitasi dengan benar, parafrase tidak terlalu dekat dengan sumber asli, data dilaporkan secara jujur, tidak ada manipulasi gambar, tabel, atau hasil analisis, semua penulis yang berkontribusi telah dicantumkan dengan benar, naskah tidak sedang dikirimkan ke jurnal lain, konflik kepentingan sudah dijelaskan jika ada, penggunaan AI sudah sesuai ketentuan, serta dokumen pendukung seperti pernyataan orisinalitas, ethical clearance, atau data availability statement disiapkan jika diminta jurnal.

Panduan Terkait

Untuk membantu memahami etika penelitian, integritas akademik, similarity check, authorship, dan penggunaan AI dalam publikasi ilmiah, Anda dapat membaca panduan berikut:

COPE Guidance — Committee on Publication Ethics

Panduan ini memuat berbagai rujukan terkait etika publikasi, termasuk plagiarisme, duplicate submission, authorship, konflik kepentingan, peer review, dan tanggung jawab penulis.

https://publicationethics.org/guidance 

Publishing Ethics — Elsevier 

Panduan ini menjelaskan standar etika publikasi yang melibatkan penulis, editor, reviewer, penerbit, dan masyarakat ilmiah.

https://www.elsevier.com/about/policies-and-standards/publishing-ethics 

Determining acceptable levels of plagiarism/duplication — COPE

Panduan ini menjelaskan bahwa tidak ada satu angka persentase tertentu yang dapat dijadikan patokan mutlak untuk menilai plagiarisme atau duplikasi; konteks dan isi kemiripan tetap perlu ditinjau.

https://publicationethics.org/guidance/cope-position/determining-acceptable-levels-plagiarismduplication 

Multiple, duplicate, concurrent publication — Elsevier 

Panduan ini menjelaskan bentuk-bentuk duplicate submission atau publikasi ganda, termasuk duplikasi penuh, sebagian, maupun duplikasi melalui parafrase.

https://www.elsevier.com/editor/perk/multiple-duplicate-concurrent-publication-simultaneous-submission 

Defining the Role of Authors and Contributors — ICMJE 

Panduan ini menjelaskan kriteria authorship dan tanggung jawab penulis dalam publikasi ilmiah.

https://www.icmje.org/recommendations/browse/roles-and-responsibilities/defining-the-role-of-authors-and-contributors.html 

Authorship and AI tools — COPE

Panduan ini menjelaskan bahwa AI tools tidak dapat memenuhi syarat authorship karena tidak dapat mengambil tanggung jawab atas karya yang dikirimkan.

https://publicationethics.org/guidance/cope-position/authorship-and-ai-tools 

Understanding the similarity score — Turnitin

Panduan ini menjelaskan cara memahami similarity score dan pentingnya meninjau bagian teks yang terdeteksi, bukan hanya melihat angka persentase kemiripan.

https://guides.turnitin.com/hc/en-us/articles/23435833938701-Understanding-the-similarity-score