Tiga puluh enam tahun Mengabdi, Sampai juga Masanya Purnakarya

Rabu, 3 Januari 2018, Perpustakaan UGM melepas dua pegawainya, yaitu Ibu Daruriyanti dan Bapak Sukirman dalam acara Pelepasan Purnakarya. Acara yang dihelat di Ruang Seminar Perpustakaan UGM ini dihadiri oleh pimpinan dan para pegawai Perpustakaan UGM, sehubungan dengan berakhirnya masa pengabdian beliau sebagai Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Universitas Gadjah Mada.

Kepala Perpustakaan UGM, Nawang Purwanti menyampaikan rasa terima kasih kepada dua pegawai Purnakarya atas pengabdiannya di Perpustakaan UGM selama ini, 36 tahun bagi Ibu Daru dan 35 tahun bagi Pak Kirman. Beliau berharap, baik Pak Kirman maupun Ibu Daru dapat memiliki kesibukan lain di masa purnakarya agar tetap produktif. Selain itu, beliau berpesan agar tali silaturahmi antar sesama rekan kerja tetap dijaga dengan baik meskipun tidak lagi bekerja di Perpustakaan UGM.

Selaras dengan Kepala Perpustakaan UGM, ucapan terima kasih juga disampaikan oleh Ketua Korpagama Perpustakaan UGM, Bapak Haryanta. Beliau mengenang masa-masa bekerja bersama Ibu Daruriyanti dan Bapak Sukirman, dimana keduanya aktif dalam menghidupkan kegiatan di Korpagama. Atas hubungan baik yang sudah terjalin, harapan Haryanto agar tali silaturahmi bisa tetap dijaga diungkapkan dalam kelakarnya, “Ya, Pak Kirman (meskipun sudah pensiun) masih bolehlah main-main ke kantin,” yang disambut oleh tawa pegawai lain.

Harapan tersebut juga disampaikan oleh Sukirman, yang selama mengabdi di Perpustakaan UGM bekerja sebagai penjaga gedung dan pensiun dalam golongan III/a. Beliau mengutarakan, tentu sulit jika biasanya bekerja bersama rekannya di perpustakaan, namun kemudian kini harus melepas tugas tersebut. Kemudian beliau mengenang masa pengabdian di Perpustakaan UGM, “Saya dulu itu hanya mempunyai Ijazah SD,” kenangnya yang memulai karier di Perpustakaan UGM pada tahun 1982 sebagai petugas kebersihan. Sukirman merasa tidak puas dengan posisinya saat itu, lalu memperjuangkan Ijazah SMP dan SMA dengan mengikuti Kejar Paket B dan C. Hingga pada akhirnya tahun 2010 beliau menempati posisi sebagai penjaga gedung. “Pada saat itu saya mulai bertekad untuk memperbaiki hidup saya, agar lebih disiplin dan berkerja dengan lebih baik,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Bu Daru tidak banyak mengenang masa kerjanya di Perpustakaan UGM. Beliau justru mengucapkan banyak terimakasih dan maaf kepada para pimpinan dan sesama rekan kerjanya. Dengan mengawali karier di UGM sebagai PNS golongan II/a dan mengakhiri masa kerja dalam golongan III/d dalam jabatan fungsional pustakawan penyelia. Tentu banyak hal yang sudah dilalui dan bisa diambil hikmahnya bersama. Beliau meminta doa restu kepada pimpinan dan pegawai Perpustakaan UGM, agar beliau bisa melalui masa purnakaryanya dengan baik dan tetap bisa menjaga silaturahmi.(Cahya)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.