Sarasehan “Perpustakaan Universitas Gadjah Mada: Dulu, Masa Kini, dan Masa Depan”

Diposkan: 05 March 2012, dikunjungi 1173 kali

Kamis, 1 Maret 2012, Perpustakaan Universitas Gadjah Mada genap berusia 61 tahun dan ditandai dengan acara Sarasehan bertajuk “Perpustakaan Universitas Gadjah Mada: Dulu, Kini dan Masa Depan” di Gedung Baru Perpustakaan L1 Lt.5. Acara sarasehan tahun ini sangat istimewa, selain acara kontemplasi rutin, juga digelar pemotongan tumpeng sebagai wujud syukur atas Gedung Baru L1 dan L5 yang sudah memulai aktifitasnya per 1 Febuari 2012 yang lalu
Hadir sebagai pembicara Sarasehan adalah Bapak Mulyadi Adhisupo, seorang jurnalis Harian Kedaulatan Rakyat yang juga purnakarya pustakawan UGM tahun 2009. Beliau mengulas kembali perjalanan karir dan perkembangan Perpustakaan UGM. Peraih penghargaan penulis/sastrawan nasional Citra Darma Pustaloka Perpustakaan Nasional 2010 ini menyampaikan bahwasanya hakikat dari sebuah prestasi seseorang adalah kecintaannya terhadap profesi pustakawan dan kemauannya berkembang bersama Perpustakaan UGM, Ikatan Pustakawan Indonesia, Perpustakaan Nasional, dan lembaga-lembaga mitra kerja.
Perpustakaan dan Pustakawan Masa Kini dipresentasikan oleh Ibu Widayati (Pustakawan Terbaik UGM tahun 2009) yang penuh cinta menjalani perubahan demi perubahan di Perpustakaan Filsafat UGM. Perpustakaan yang hanya dikelola oleh 4 (empat) orang pustakawan/staf perpustakaan berbenah dengan pemahaman bersama atas keunikan pemustaka, rekan kerja, dan subyek kerja mereka. Pemahaman tersebut membawa dampak positif pada kepercayaan dan dukungan dari pimpinan fakultas terhadap perkembangan perpustakaan. Sebuah diskusi rutin “The Great Philosopher” menarik perhatian sivitas akademika dari UGM dan sekitarnya, sekaligus memberi warna baru bagi atmosfer Perpustakaan Filsafat UGM.
Sinergi antara pustakawan, staf perpustakaan, dan sivitas akademika terlihat rekat dalam jejak Perpustakaan Psikologi UGM yang disampaikan oleh Netty Irmawati, seorang pengelola perpustakaan digital Fakultas Psikologi UGM. “Tunjukkan bahwa Perpustakaan itu penting bagi sivitas akademika, dan buktikan“. Ada waktu yang berjalan dan jejak prestasi Perpustakaan Psikologi yang terekam, sehinggga dosen dan peneliti mempercayainya untuk melakukan digitalisasi dan diseminasi karya ilmiah untuk mahasiswa dan masyarakat yang membutuhkannya. Modal inilah yang membawa pustakwan/staf kepada semangat dan karya yang lebih baik di masa depan. Perbaikan sistem informasi perpustakaan yang terintegrasi, sehingga karya ilmiah terdiseminasi secara lebih luas, dan kepercayaan pimpinan fakultas/universitas menjadi langkah Netty bersama Perpustakaan Psikologi selanjutnya.
Meski awal tahun ini Perpustakaan UGM sudah melepaskan pustakawan utama dan pustakawan terampilnya sebanyak 3 orang, namun Perpustakaan UGM tetap optimis akan bermunculannya pustakawan-pustakawan berprestasi dalam kerja dan menghasilkan karya bagi pengembangan perpustakaan UGM di masa mendatang.
Optimisme dan semangat Perpustakaan di lingkungan UGM atas masa depan, ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kepala Perpustakaan UGM, Bapak Drs. Ida Fajar Priyanto, MA, dan diserahkan kepada pustakawan termuda Perpustakaan UGM di Fakultas Filsafat, Hamami Betananda. Semoga Perpustakaan UGM dapat meningkatkan performa pelayanannya bagi sivitas akademika UGM pada khususnya dan di mata masyarakat nasional dan internasional.


Pengirim: Cahya
Daftar berita lain