Interoperabilitas Manusia: Satu Langkah Menuju Integrasi Sistem Informasi dan Manajemen Perpustakaan
Diposkan: 12 December 2011, dikunjungi 1326 kali
Ms. Otsuka Yukiko, pustakawan Universitas Yamaguchi Jepang, mengikuti magang internasional di Perpustakaan Universitas Gadjah Mada pada tanggal 5-9 Desember 2011. Selama magang tersebut, pustakawan ini belajar dan berkunjung ke Perpustakaan Universitas, Perpustakaan Fakultas Kedokteran Hewan, Perpustakaan Fakultas Kedokteran Umum, dan Perpustakaan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB).
Sebagai seorang pustakawan spesialis katalogisasi, Ms. Yukiko mempelajari sistem informasi dan manajemen koleksi Perpustakaan Universitas Gadjah Mada. Beliau menemukan fakta bahwa sistem informasi dan kebijakan manajemen koleksi Perpustakaan UGM masih sangat bervariasi dan bergantung pada kebijakan unit setempat. Berbeda dengan Perpustakaan Universitas Yamaguchi, mereka sudah menggunakan satu sistem informasi yang terintegrasi antar perpustakaan di lingkungan universitas dan menginduk pada perpustakaan nasional. Mereka juga menggunakan manajemen koleksi dengan konsep standar metadata Jepang. Menurut beliau, sistem yang terintegrasi dan berstandar nasional ini penting untuk menjalankan kerjasama antar perpustakaan, memudahkan dalam pengendalian data, dan preservasi data.
Ms. Yukiko dalam rangkaian magang ini juga sempat berbicara dalam Diskusi Forum Pustakawan UGM bersama dengan Bapak Arif Surachman (Pustakawan FEB UGM). Ms Otsuka Yukiko berkesempatan memperkenalkan Sistem informasi Perpustakaan dan Manajemen di Perpustakaan Universitas Yamaguchi Jepang, sedangkan Bapak Arif Surachman berbicara tentang Jaringan Perpustakaan Digital di Indonesia pada tanggal 6 Desember 2011. Dalam diskusi tersebut terungkap bahwa integrasi sistem di perpustakaan universitas terbukti mendorong terciptanya Perpustakaan yang progresif, terbuka, dan mampu memberikan pelayanan prima kepada pemustakanya. Integrasi sistem dan manajemen Perpustakaan berpijak pada dua hal yaitu kebijakan dan interoperabilitas (teknis, manusia, semantik, kebijakan, interkomunitas, legal/hukum, internasional). Aspek people/manusia pelakunya menjadi unsur utama dari penciptaan integrasi sistem informasi dan manajemen perpustakaan karena menyangkut visi dan misi dari pelaku dan institusi. Jika hambatan interoperabilitas people/manusia, solusi atas hambatan teknik, semantik, kebijakan, interkomunitas, legal/hukum, dan internasional akan mudah ditemukan.
Magang internasional ini merupakan salah satu upaya penciptaan interoperabilitas people/manusia agar memiliki visi dan misi atas integrasi lokal, nasional dan internasional. Ms. Otsuka Yukiko (Universitas Yamaguchi, Jepang-2011) adalah pustakawan magang internasional yang ke dua setelah Mr. Justin Joque dan Ms. Christin Murray (Universitas Michigan, USA-2010. Di sisi lain, Perpustakaan UGM juga mengupayakan magang internasional bagi pustakawannya seperti Ms. Titisari Handayani (magang di Oberlin College, USA-2005); Ms. Nur Cahyati Wahyuni (magang di Northern Illinois University, USA-2008); Ms. Dewi Widianingsih (magang di Perpustakaan Petronas, Malaysia-2011). Sedangkan di tahun 2012, Perpustakaan UGM akan kedatangan pustakawan magang internasional dari Cologne University of Applied Sciences.
Pengirim: Cahya Daftar berita lain
|