Memaksimalkan peran pustakawan dalam diseminasi informasi kebencanaan

Diposkan: 27 July 2011, dikunjungi 780 kali

Hidup dalam kondisi alam yang rawan bencana, mengugah Perpustakaan Universitas Gadjah Mada bekerja sama dengan Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Daerah Istimewa Yogyakarta, The World Bank, Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Tingkat (BPAD) Provinsi DIY, untuk menyelenggarakan Seminar Nasional dan Launching Buku bertajuk “Peran Pustakawan dalam Mitigasi Bencana” pada hari Kamis, 28 Juli 2011 jam 08.45 – 13.30 WIB di Gedung Radyo Suyoso, Kompleks Kantor Gubernur DIY, Jalan Malioboro Yogyakarta. Acara ini diselenggarakan sebagai salah satu upaya meningkatkan peran pustakawan sebagai agen informasi terkait kebencanaan dan membuka wacana berjejaring antar lembaga perpustakaan, lembaga swadaya masyarakat dan lembaga pemerintah dalam mitigasi bencana.
Bencana selalu membawa trauma tersendiri bagi korban maupun masyarakat sekitar yang menjadi saksi peristiwa alam tersebut. Untuk itu upaya pemulihan korban bencana dalam penanganan pasca-bencana telah melibatkan banyak pihak melalui beberapa pendekatan, baik dari aspek psikologi, sosial, budaya, ekonomi, pendidikan, infra struktur dan lain-lain, dalam rangka mengembalikan masyarakat pada kondisi normal. Yang lebih penting lagi adalah penguatan kesadaran atas resiko bencana alam yang sangat mungkin terjadi di wilayah Indonesia terkait setiap saat dan dimana saja. Penanganan pra-bencana perlu dilakukan lebih gencar agar masyarakat dan negara selalu siaga atas bencana alam yang mungkin terjadi. Selama ini, peran tersebut lebih banyak dijalani oleh lembaga pemerintah, lembaga asing, Lembaga swadaya masyarakat, perguruan tinggi, pustakawan, dan aktifis kemanusiaan telah berperan aktif dalam mitigasi bencana.
Diseminasi informasi terkait bencana dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat dan lembaga pemerintah diharapkan dapat membawa informasi tersebut sampai ke keluarga-keluarga inti di seluruh wilayah Indonesia. Perpustakaan, pusat informasi, dan pustakawan memiliki posisi strategis dalam mengambil peran diseminasi informasi ini melalui pustaka dan informasi kebencanaan, program-program sosialisasi pada masyarakat, serta peran aktif perpustakaan di daerah rawan bencana.
Seminar ini menghadirkan Keynote Speaker Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia; R. Hutomo (Kepala Bidang Data, Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penangulangan Bencana) yang berbicara tentang Peran Perpustakaan dalam Mitigasi Bencana Peran Pustaka Kebencanaan Dalam Sistem Informasi Kebencanaan Indonesia; Dr. Iwan Gunawan (World Bank Senior Disaster Management Adviser di Indonesia) tentang “Manajemen Resiko sebagai Kata Kunci dalam Pembangunan Berbasis Mitigasi Bencana”; Dr. Rachmat Hidayat (Center for Public Mental Health, Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada) tentang “Trauma Healing dalam Mitigasi Bencana: Penanganan Pra-bencana dan Pasca-bencana”; Drs. Tri Septiyantono, M.Si (Pustakawan Universitas Gadjah Mada) tentang “Peran Pustakawan dalam Mitigasi Bencana”
Melalui seminar ini Perpustakaan Universitas Gadjah Mada dan Pengurus Daerah IPI DIY berharap dapat membuka wacana perpustakaan sebagai pusat pustaka kebencanaan dalam sistem informasi kebencanaan indonesia, berbagi pengetahuan kepada pustakawan tentang mitigasi bencana, memaksimalkan peran pustakawan dalam desiminasi informasi kebencanaan, memotivasi pustakawan untuk berperan aktif dalam mitigasi bencana; dan membuka jaringan perpustakaan dan pustakawan dalam mitigasi bencana.
Seminar dan Launching Buku “Pustakawan dalam Mitigasi Bencana tersebut akan dihadiri oleh Perpustakaan Tinggi se-Indonesia, Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Tingkat Provinsi, Kabupaten dan Kota seluruh Indonesia, Perpustakaan Sekolah, Lembaga Pemerintah terkait, dan Lembaga Swadaya Masyarakat yang bergerak dalam mitigasi bencana. Acara tersebut diharapkan dapat membuka jaringan dan komitmen bersama dalam mitigasi bencana di Indonesia.


Pengirim: Cahya
Daftar berita lain